Padang, Javanusa—Kota Padang kembali membidik penghargaan kota sehat di tahun 2023 ini.
Tim penilai dari pusat akan berkunjung ke Padang untuk melakukan verifikasi lapangan pada 5-6 September nanti.
Kota Padang terakhir meraih penghargaan kota sehat pada tahun 2017 silam. Untuk meraih penghargaan tersebut, Kota Padang telah menyiapkan 9 tatanan yang akan dinilai oleh tim penilai pusat.
Ketua Forum Kota Sehat Kota Padang, Rukayah Anwar mengatakan tim penilai akan mendatangi 12 lokasi. Lokasi-lokasi tersebut terbagi-bagi sesuai dengan 9 tatanan penilaian.
Pada hari pertama, tim penilai akan mengunjungi Bandara Internasional Minangkabau, Bank Sampah Panca Daya, Sekretariat Forum Kota Sehat Kota Padang.
Lalu SMPN 24 Lubuk Begalung, SDN 08 Surau Gadang, Kantor Sehat Kantor Camat Padang Selatan, Sekretariat Forum Kecamatan Sehat Padang Selatan dan Pamsimas Limau Manis.
Pada hari kedua, tim penilai akan mengunjungi Pasar Sehat Pasar Alai, Puskesmas Andalas, DTW Gunung Padang, IKM Batik Tanah Liek, IKM Rendang Asese.
Lalu Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Bundo Kanduang, Masyarakat Siaga Tsunami (Tsunami Ready Community) di Kantor Lurah Lolong Belanti dan Masjid Raya Sumbar, Terminal Anak Air dan TPA Air Dingin
“Mohon untuk pemangku wilayah setempat agar mempersiapkan wilayahnya. Mari kita bergerak bersama,” harap Rukayah.
Ia menambahkan, Kota Padang telah meraih penghargaan kota sehat sejak tahun 2003 silam. Pada tahun 2007, Padang meraih penghargaan Swasti Saba Wistara dengan 7 tatanan.
Pada tahun 2013, Padang meraih penghargaan yang sama dengan 8 tatanan. Kemudian tahun 2015 meraih penghargaan yang sama dengan 9 tatanan.
Sementara pada tahun 2017 lalu, Padang meraih Swasti Saba Wistara dengan 9 tatanan.
“Kita berharap Kota Padang dapat meraih kembali penghargaan kota sehat di tahun 2023 ini,” harapnya. (*/jn01)






