Pessel, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menyalurkan 651 ton beras kepada 37.300 keluarga penerima manfaat (KPM) dalam program bantuan pangan dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Penyaluran dilakukan serentak di 15 kecamatan dan diluncurkan secara resmi oleh Bupati Pessel, Hendrajoni, pada Senin (28/7) di Aula Kantor Camat Batang Kapas.
Turut hadir Ketua DPRD, Darmansyah, Manager Perum Bulog Padang, M Fakhri Firdaus. Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pessel, Firdaus, Forkopimda, serta sejumlah pejabat eselon II dan III lainnya.
Bupati Pessel, Hendrajoni, dalam sambutannya menegaskan program tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan masyarakat.
“Bantuan ini berasal dari pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi. Camat dan wali nagari kami minta mengawasi agar bantuan tepat sasaran. Jika masih ada warga yang berhak namun belum terdata, segera diusulkan kembali,” ujar Hendrajoni.
Menurut data, Kecamatan Batang Kapas mendapat alokasi untuk 2.340 KPM. Seluruh penerima akan diverifikasi agar tidak ada masyarakat yang berhak tertinggal.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pessel, Firdaus, menyampaikan bantuan ini langsung bersumber dari data pusat.
“Sebanyak 37.300 KPM tersebar di 15 kecamatan dan akan menerima masing-masing 10 kilogram beras. Total beras yang disalurkan mencapai 651 ton,” kata Firdaus.
Manajer Perum Bulog Padang, M Fakhri Firdaus menambahkan, program CBPP ini menjadi stimulus ekonomi sekaligus alat stabilisasi harga.
“Beras ini diberikan gratis kepada masyarakat sebagai bentuk subsidi. Kami juga menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta pasar murah melalui koperasi merah putih untuk menekan inflasi,” ujarnya.
Dia berharap bantuan itu bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan. Sekaligus menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi yang menantang saat ini. (sus)






