Kemenperin Usulkan Tambahan Anggaran Rp 1,46 Triliun, Perkuat Industri Nasional 2026

Penulis -

Kamis, 4 September 2025 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memaparkan RKAKL 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (3/9). (Foto: Kemenperin)

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memaparkan RKAKL 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (3/9). (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Perindustrian (RKAKL) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (3/9).

Agus menjelaskan, pada 2025 Kemenperin memiliki pagu anggaran sebesar Rp 2,54 triliun. Namun, dengan adanya blokir anggaran senilai Rp 576,42 miliar, pagu efektif hanya Rp 1,96 triliun. Hingga 31 Agustus 2025, realisasi anggaran telah mencapai 58,39 persen dari pagu efektif.

“Sebagian besar kegiatan baru terealisasi di semester II dan saat ini mayoritas program sedang dalam tahap penyelesaian fisik. Meski terbatas, kami terus berupaya mengoptimalkan pelaksanaan anggaran agar target pembangunan industri tercapai,” ujar Agus.

Anggaran 2026 Turun, Program Prioritas Tetap Jalan

Untuk tahun 2026, pagu anggaran Kemenperin ditetapkan sebesar Rp 2,50 triliun, turun 1,57 persen dari tahun sebelumnya. Dana tersebut dialokasikan untuk fungsi pendidikan sebesar Rp 685,9 miliar dan fungsi ekonomi Rp 1,82 triliun.

Program prioritas yang dirancang mencakup penguatan industri kecil dan menengah (IKM), hilirisasi sumber daya alam, pengembangan industri prioritas, akselerasi ekspor produk, serta peningkatan produktivitas berbasis inovasi dan teknologi.

Selain itu, Kemenperin juga mendorong percepatan industri hijau, penggunaan produk dalam negeri, pengembangan industri halal, dan pembangunan kawasan industri.

Usulan Tambahan Anggaran Rp 1,46 Triliun

Agar target program bisa tercapai, Kemenperin mengusulkan tambahan anggaran Rp 1,46 triliun. Dengan tambahan ini, total pagu 2026 akan meningkat menjadi Rp 3,97 triliun.

Tambahan dana tersebut dialokasikan untuk 222 kegiatan strategis yang dinilai berdampak langsung pada percepatan pembangunan industri nasional.

Beberapa program yang akan dibiayai tambahan anggaran antara lain:

  • Partisipasi Indonesia sebagai Partner Country pada Pameran Industri Internasional INNOPROM 2026 di Rusia.
  • Pengadaan peralatan laboratorium pendukung penerapan SNI wajib.
  • Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan vokasi.
Baca Juga :  Cuaca Panas di Padang Picu Lonjakan Kasus Kebakaran

“Keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 merupakan langkah strategis memperkuat hubungan industri dengan Rusia. Ini melanjutkan kesuksesan Indonesia sebagai partner country Hannover Messe 2023 yang menghasilkan komitmen investasi Rp30 triliun dari 19 kerja sama,” jelas Agus.

Dorongan Dukungan DPR

Selain program internasional, alokasi tambahan juga akan digunakan untuk hilirisasi sumber daya alam, restrukturisasi mesin industri, sertifikasi IKM, hingga pelatihan vokasi.

Di hadapan Komisi VII DPR RI, Agus menegaskan pentingnya dukungan legislatif terhadap rencana kerja Kemenperin 2026.

“Kami berharap dukungan penuh DPR agar percepatan pembangunan industri nasional berjalan optimal. Industri adalah motor penggerak ekonomi kita, dan keberlanjutannya bergantung pada sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan legislatif,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru