Prosesi Babako Warnai Baralek Sunat Rasul Jelang Habafi Nordan di Inderapura, Tunjukkan Keagungan Adat Minangkabau

Penulis -

Senin, 6 Oktober 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Jelang dengan diiringi hantaran saat prosesi babako. (Foto: Dok. Yusli)

Terlihat Jelang dengan diiringi hantaran saat prosesi babako. (Foto: Dok. Yusli)

Pessel, Javanusa—Suasana khidmat dan penuh makna adat mewarnai prosesi babako dalam rangkaian baralek sunat rasul (khitan, red), Jelang Hanafi Nordan, putra dari Dani Sopian, Wakil Ketua DPRD Pesisir Selatan (Pessel) dan Nora Zalena.

Prosesi yang dihadiri oleh ratusan kerabat dari keluarga ayah Jelang itu, berlangsung meriah di Kampung Kudo Kudo, Kenagarian Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Minggu (5/10/2025).

Prosesi babako, yang merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau, menjadi pembuka sakral dalam acara baralek tersebut.

Kaum ayah dari pihak suku ayah Jelang hadir dengan membawa hantaran adat sebagai simbol penghormatan dan tanggung jawab terhadap anak pisang mereka.

Tradisi ini tidak hanya berupa serah terima hantaran seperti limau, siriah carano, pakaian dan makanan khas adat, tetapi juga sarat dengan filosofi, nilai-nilai kekerabatan, serta pengakuan kaum ayah terhadap keberadaan anak pisangnya di tengah kaum ibu.

Pantauan di lapangan, terlihat rombongan bako datang beriring dengan pakaian adat, membawa perlengkapan hantaran dalam baki berhias, disambut oleh kaum ibu dan kerabat dari pihak perempuan.

Prosesi ini diselingi dengan petatah-petitih, doa adat, serta makan bersama sebagai peneguh silaturahmi antar kaum.

Dani Sopian menyampaikan penyelenggaraan prosesi babako ini merupakan bagian dari upaya keluarga untuk terus menjaga dan menghidupkan nilai-nilai luhur Minangkabau di tengah kehidupan modern.

“Sebagai urang awak, kita tentu ingin anak-anak kita tahu dan merasakan langsung bagaimana adat itu dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya didengar dari cerita,” ujarnya.

Ia menambahkan baralek ini bukan semata-mata pesta keluarga, melainkan juga wahana pendidikan budaya. Menurutnya, prosesi ini memberi pelajaran tentang tanggung jawab kaum, silaturahmi antar suku, serta pentingnya menjaga marwah adat yang telah diwariskan oleh para ninik mamak terdahulu.

Baca Juga :  Pemulihan Pascabencana Dipercepat, Padang Panjang Bersiap Masuki Masa Transisi

Salah satu tokoh adat yang hadir, Yuslimardan, dari Kaum Suku Sikumbang Rajo Idin, Nagari Kambang, turut memberikan pandangan.

Ia menegaskan prosesi babako merupakan bentuk konkret dari adat salingka nagari yang masih kokoh dijunjung di banyak nagari di Pesisir Selatan, khususnya Inderapura dan Lengayang.

“Tradisi babako ini adalah lambang tanggung jawab kaum bapak terhadap anak pisangnya. Ia bukan sekadar datang membawa limau, tapi juga membawa doa, restu, dan pengakuan. Ini adalah bentuk kasih sayang yang diikat oleh adat, bukan sekadar hubungan darah,” jelas Yuslimardan.

Ia menambahkan setiap unsur dalam hantaran babako memiliki makna tersendiri. Limau, misalnya, melambangkan kesejukan dan penyeimbang dalam rumah tangga.

Siriah carano mencerminkan kebersamaan dan keindahan tutur kata. Bahkan cara berpakaian dan susunan iringan rombongan pun mengandung simbol dan etika yang telah tertanam sejak ratusan tahun lalu.

Dalam pandangan adat Minangkabau, anak pisang adalah tanggung jawab bersama antara mamak dan bako. Oleh karena itu, pada momen seperti baralek, kehadiran bako bukan hanya simbolik, tetapi juga sebagai penguat relasi antar kaum dan suku. Hal ini sejalan dengan prinsip adat Minangkabau: Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.

Prosesi babako ini sekaligus menegaskan bahwa adat Minangkabau bukanlah sistem yang kaku, melainkan sistem yang hidup dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, selama tidak keluar dari pakem dan nilai-nilai utama yang ditanamkan oleh nenek moyang.

Keterlibatan generasi muda dalam acara ini pun menjadi perhatian penting. Banyak pemuda dari kedua belah pihak dilibatkan dalam persiapan hingga pelaksanaan acara, mulai dari menyusun hantaran, mengatur tempat duduk tamu, hingga ikut serta dalam rombongan bako.

Hal ini diharapkan menjadi media pembelajaran langsung tentang bagaimana adat dijalankan, tidak hanya dibicarakan.

Baca Juga :  Terima Kunjungan GM Telkom Sumbar-Jambi, Ini Harapan Wako Yota Balad

Pihak keluarga menyatakan rasa terima kasih kepada semua ninik mamak, penghulu, dan sanak saudara yang telah hadir dan ikut mendukung kelancaran acara.

Mereka berharap, kegiatan seperti ini bisa terus dihidupkan dalam setiap hajatan adat agar adat tidak menjadi kenangan yang hanya tersimpan dalam buku.

Prosesi yang berlangsung hampir sepanjang hari ini diakhiri dengan makan bajamba dan pertunjukan kesenian tradisional yang menambah kemeriahan acara.

Di tengah arus modernisasi, suasana ini menjadi oase yang menyejukkan bagi masyarakat yang masih teguh menjaga jati dirinya sebagai urang Minang.

Dengan terlaksananya prosesi babako dalam baralek Jelang Hanafi Nordan, masyarakat Inderapura membuktikan bahwa adat bukan sekadar simbol masa lalu, melainkan jati diri yang mesti dijaga, dihidupkan, dan diwariskan kepada anak cucu.

“Kalau adat sudah ditinggalkan, hilanglah arah dan tumpuan hidup urang Minang. Maka menjaga adat itu bukan pilihan, tapi kewajiban,” tutup Yuslimardan. (yoniks)

Berita Terkait

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat
Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Gulat Sumbang Dua Emas, Pasbar Buka Perolehan Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB