Perkuat Ekosistem Inovasi Nasional, Kemenperin Pacu Kompetensi SDM Industri Berbasis Digital

Penulis -

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenperin mempercepat transformasi digital sektor manufaktur nasional melalui penguatan kompetensi SDM industri berbasis teknologi. (Foto: Kemenperin)

Kemenperin mempercepat transformasi digital sektor manufaktur nasional melalui penguatan kompetensi SDM industri berbasis teknologi. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat transformasi digital sektor manufaktur nasional melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri berbasis teknologi. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0 untuk menjaga daya saing industri di tengah ketidakpastian pasar global.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, penguatan ekosistem inovasi menjadi kunci dalam mendorong adopsi teknologi di sektor industri manufaktur. Menurutnya, transformasi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat daya saing dan nilai ekspor produk nasional.

“Kita harus mampu menciptakan ekosistem inovasi yang kokoh untuk mempercepat adopsi teknologi sebagai fondasi penguatan industri manufaktur nasional,” ujar Agus dalam keterangannya, Minggu (7/12).

Ia menyebutkan, kesiapan SDM industri menjadi faktor penentu dalam keberhasilan transformasi digital. SDM yang kompeten, adaptif, dan inovatif dinilai mampu menjadi penggerak utama penguatan industri berbasis teknologi.

Berdasarkan data Kemenperin, sektor industri manufaktur hingga triwulan III 2025 berkontribusi sebesar 17,39 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyumbang 81 persen dari total ekspor Indonesia. Sektor ini juga menyerap tenaga kerja sebanyak 20,31 juta orang per Agustus 2025.

Untuk mendukung penguatan SDM tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) menggelar sejumlah pelatihan berbasis teknologi industri 4.0 pada triwulan IV 2025. Pelatihan tersebut meliputi Pelatihan Data Scientist, Pelatihan Perekayasaan Jaringan Internet of Things (IoT), serta Pelatihan Transformasi Industri 4.0 Level Manajer yang dipusatkan di Gedung Pusat Industri Digital 4.0 Kemenperin.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi mengatakan, program pelatihan ini dirancang untuk mencetak SDM industri yang siap menjadi agen perubahan dan penggerak inovasi di lingkungan kerja.

“Pelatihan ini dilengkapi sertifikasi kompetensi agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan secara profesional sesuai standar industri 4.0,” katanya.

Baca Juga :  Industri TPT Nasional Tetap Stabil, Pemerintah Percepat Antisipasi Dampak Kenaikan Bahan Baku Global

Pelatihan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang mewakili 40 sektor industri. Kurikulum disusun berbasis kebutuhan riil industri, mulai dari pengolahan data dan pengambilan keputusan berbasis data, pendalaman teknis aplikasi IoT, hingga manajemen perubahan serta strategi penerapan teknologi industri.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Industri, Sidik Herman, menyebut setiap program pelatihan diarahkan untuk memperkuat kesiapan SDM menghadapi persaingan industri global.

“Penerapan data science, IoT, serta penguatan kapasitas manajerial melalui Pelatihan Transformasi Industri 4.0 Level Manajer diharapkan mampu membentuk ekosistem industri yang lebih efisien, adaptif, dan inovatif,” ujarnya.

Kemenperin menegaskan, pengembangan SDM menjadi faktor fundamental dalam strategi industrialisasi nasional. Melalui pelatihan berbasis teknologi, pemerintah menargetkan lahirnya talenta industri masa depan yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus memperkuat struktur industri nasional. (*/red)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru