Ratusan Warga Bayang Utara Masuk Zona Bahaya, Pemkab Pessel Siapkan Lokasi Relokasi

Penulis -

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Pessel bergerak cepat menyiapkan langkah relokasi bagi warga yang terdampak bencana di Kecamatan Bayang Utara. (Foto: Ist)

Pemkab Pessel bergerak cepat menyiapkan langkah relokasi bagi warga yang terdampak bencana di Kecamatan Bayang Utara. (Foto: Ist)

Pessel, Javanusa—Ratusan warga di Kecamatan Bayang Utara terpaksa meninggalkan permukiman mereka setelah kawasan tersebut ditetapkan sebagai zona berbahaya akibat banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa nagari.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) bergerak cepat menyiapkan relokasi demi menghindarkan warga dari ancaman bencana susulan.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, mengatakan terdapat puluhan kepala keluarga dengan ratusan jiwa yang harus dipindahkan karena rumah mereka berada di lokasi yang tidak lagi aman dihuni.

Relokasi menjadi langkah prioritas mengingat kondisi tanah dan struktur bangunan yang terus memburuk.

Di Nagari Limau Gadang, retakan besar muncul di sejumlah titik permukiman. Beberapa rumah mengalami keretakan parah dan berada dalam kondisi terancam runtuh. Tanah yang semakin labil membuat wilayah ini dimasukkan ke dalam zona merah longsor.

Sementara itu, Nagari Pancuang Taba mengalami kerusakan lebih berat. Banjir bandang menghancurkan rumah-rumah warga; sebagian terseret arus, sebagian lagi roboh dan tidak lagi layak ditempati. Banyak bangunan dilaporkan hilang atau rusak total.

Plt Camat Bayang Utara, Darmadi, menyebutkan pendataan sementara menemukan 23 rumah terdampak di Pancuang Taba dan 10 rumah di Limau Gadang. Ia menegaskan jumlah tersebut kemungkinan bertambah karena petugas masih melakukan verifikasi lapangan.

“Siang ini, Kamis (11/12/2025), warga akan kita evakuasi ke UDKP dan rumah dinas camat. Ini langkah darurat untuk menjauhkan mereka dari risiko longsor dan banjir susulan,” ujar Darmadi.

Untuk penanganan jangka panjang, Pemkab Pessel menyiapkan lokasi relokasi di Nagari Pulut-Pulut yang dinilai lebih aman dan sesuai untuk pembangunan hunian baru.

Rencana relokasi ini telah mendapatkan rekomendasi dari BNPB serta dukungan dari Kementerian Perumahan dan Permukiman Rakyat, termasuk pembiayaan pembangunan unit rumah bagi warga terdampak.

Baca Juga :  Wako Fadly Amran Dorong Percepatan Rehabilitasi Sawah Terdampak Banjir di Gunung Sarik

Wabup Risnaldi memastikan pemerintah daerah akan mengawal seluruh proses pemulihan, mulai dari evakuasi, pendataan kerusakan, hingga pembangunan hunian permanen.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Pemerintah memastikan warga tinggal di tempat aman dan layak tanpa lagi dihantui risiko bencana,” ujarnya.

Pemkab Pessel menegaskan seluruh warga yang berada di zona rawan akan mendapatkan penanganan maksimal hingga situasi kembali stabil dan hunian baru siap ditempati. (sus)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Alee Rilis Single Apa Kabarmu?, Angkat Rindu yang Kembali Setelah Perpisahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

BLINGOUTKID Rilis Single Freak Like Me, Kisah Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:03 WIB

satchi! Rilis All the Almost, Lagu Indie-Folk tentang Cinta yang Tak Kunjung Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Berita Terbaru