Pessel, Javanusa—Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Dani Sopian memberikan apresiasi terkait langkah strategis yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pessel dalam memperjuangkan percepatan pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta pemenuhan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana.
Politisi Fraksi Partai NasDem itu menilai, langkah Pemkab Pessel yang aktif melakukan konsultasi dan asistensi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan.
Menurut Dani, upaya yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pessel, Zainal Arifin menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam membangun fondasi ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami di DPRD sangat mengapresiasi langkah Pemkab Pessel yang proaktif menjemput peluang ke pemerintah pusat. Ini bukan sekadar perjalanan dinas, tetapi perjuangan nyata untuk masa depan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dani Sopian ketika dihubungi, Selasa (20/1/2026).
Ia menilai, percepatan pendirian BUMD merupakan kebijakan strategis yang sangat dibutuhkan Pesisir Selatan dalam menghadapi dinamika ekonomi ke depan. Menurutnya, daerah tidak bisa selamanya bergantung pada transfer pusat tanpa membangun sumber pendapatan yang mandiri.
“BUMD harus menjadi lokomotif ekonomi daerah. Jika dikelola secara profesional dan transparan, BUMD dapat membuka lapangan kerja, menggerakkan potensi lokal, dan meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata Dani.
Ia juga menekankan keberhasilan BUMD tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi oleh integritas dan kualitas pengelolaannya. Karena itu, ia mendorong agar Pemkab Pessel benar-benar menyiapkan BUMD dengan perencanaan yang matang dan berbasis potensi daerah.
Selain sektor ekonomi, Dani Sopian menyoroti keseriusan Pemkab Pessel dalam memperjuangkan program perumahan bagi masyarakat terdampak bencana.
Menurutnya, langkah tersebut sangat relevan dengan kondisi geografis Pesisir Selatan yang rawan bencana alam.
“Hunian layak adalah kebutuhan mendasar. Ketika masyarakat kehilangan rumah akibat bencana, negara harus hadir. Apa yang diperjuangkan Pemkab Pessel ini adalah bentuk keberpihakan nyata kepada rakyat,” tegasnya.
Ia menilai, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan bantuan darurat, tetapi harus disertai solusi jangka panjang berupa rumah yang aman, layak, dan manusiawi, agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.
Dani Sopian juga mengapresiasi upaya Pemkab Pessel yang mengusulkan bantuan perumahan bagi ASN dan PPPK. Menurutnya, perhatian terhadap aparatur negara juga penting untuk menjaga stabilitas pelayanan publik di daerah.
“ASN dan PPPK adalah ujung tombak pelayanan. Ketika mereka memiliki hunian yang layak, kinerja dan pengabdian kepada masyarakat tentu akan semakin optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dani Sopian menegaskan DPRD Pessel siap mendukung setiap kebijakan pemerintah daerah yang berpihak kepada kepentingan rakyat, baik melalui fungsi anggaran, legislasi, maupun pengawasan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung dan mengawal program-program strategis tersebut agar berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah pusat,” katanya.
Dani Sopian berharap, hasil konsultasi Pemkab Pessel dengan kementerian terkait dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan memperjuangkan BUMD dan program perumahan akan menjadi tonggak penting dalam mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial di Pessel.
“Jika ekonomi bergerak dan masyarakat memiliki hunian yang layak, maka optimisme akan tumbuh. Inilah modal utama kita untuk bangkit dan melangkah lebih maju,” tuturnya.
Ia menegaskan, Fraksi Partai NasDem DPRD Pessel akan terus mendorong kebijakan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kita bersama, Pessel tidak hanya pulih dari dampak bencana, tetapi juga tumbuh sebagai daerah yang mandiri, tangguh, dan sejahtera,” tutupnya. (yoniks)






