TVS Motor Capai Produksi 1 Juta Unit, Kemenperin Apresiasi Industri Otomotif Nasional

Penulis -

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perayaan pencapaian produksi 1 juta unit oleh PT TVS Motor Company Indonesia di Karawang, Rabu (18/2). (Foto: Kemenperin)

Perayaan pencapaian produksi 1 juta unit oleh PT TVS Motor Company Indonesia di Karawang, Rabu (18/2). (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi atas pencapaian produksi 1 juta unit kendaraan oleh PT TVS Motor Company Indonesia.

Prestasi ini memperkuat struktur industri kendaraan bermotor nasional dan memperluas kapasitas ekspor serta penggunaan komponen lokal.

“Sektor manufaktur Indonesia terus menjadi penggerak utama perekonomian nasional,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (19/2).

Berdasarkan data BPS, industri pengolahan tetap menjadi tulang punggung perekonomian, menyumbang 19,07 persen PDB nasional sepanjang 2025.

Kinerja sektor ini meningkat dari 4,43 persen pada 2024 menjadi 5,30 persen pada 2025, menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan.

“Momentum ini perlu dijaga melalui penguatan struktur industri, investasi, dan transformasi menuju industri berdaya saing,” imbuh Menperin.

TVS Motor, Kontributor Kuat Industri Otomotif Nasional

Pencapaian 1 juta unit ini menegaskan peran PT TVS Motor dalam memperkuat industri otomotif dan meningkatkan daya saing global.

“TVS menunjukkan komitmen kuat melalui investasi berkelanjutan, ekspor, dan pemenuhan regulasi industri,” kata Dirjen ILMATE, Setia Diarta, saat perayaan produksi di Karawang, Rabu (18/2).

Pasar kendaraan roda dua Indonesia tetap tangguh, dengan penjualan 6,4 juta unit pada 2025, naik 1,3 persen dibanding 2024. Ekspor kendaraan roda dua juga mencapai 540 ribu unit, senilai Rp 10,5 triliun.

Profil PT TVS Motor Indonesia

TVS Motor Indonesia berdiri sejak 2007 dan merupakan anak perusahaan TVS Motor Company India.

Hingga 2026, investasi perusahaan mencapai USD 250 juta (Rp 4,12 triliun) dengan menyerap ratusan tenaga kerja langsung dan memberi dampak ekonomi ke 8.000 tenaga kerja tidak langsung melalui jaringan distributor dan pemasok.

Perusahaan ini menjadi salah satu basis produksi global TVS di luar India dan Inggris, serta memproduksi kendaraan untuk pasar domestik dan ekspor ASEAN, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika.

Baca Juga :  Disdag Padang Gelar Donor Darah, Target 355 Kantong Terkumpul

Setia menambahkan, TVS konsisten memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan regulasi industri.

Sejumlah produk TVS digunakan dalam pengadaan pemerintah, seperti penyediaan 700 unit kendaraan roda tiga untuk program Gerai, Pergudangan, dan Perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui PT Agrinas.

“Capaian TKDN ini membuka peluang lebih besar untuk pengadaan pemerintah sesuai Perpres 46/2025,” jelas Dirjen ILMATE.

TVS Motor Dorong Kendaraan Listrik Nasional

TVS telah memulai produksi kendaraan listrik roda dua dan roda tiga, termasuk lini produksi battery pack.

“Pasar kendaraan listrik masih tahap awal, namun memiliki potensi pertumbuhan besar,” ujar Setia. Peluang ini memungkinkan industri memperkuat kehadiran dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik lokal.

Kemenperin berharap pencapaian 1 juta unit menjadi pemantik bagi TVS untuk memperluas investasi, kapasitas produksi, ekspor, dan penggunaan komponen dalam negeri.

“Pemerintah akan terus mendukung pengembangan industri otomotif agar semakin berdaya saing dan berkelanjutan,” tutup Dirjen ILMATE. (*/red)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru