Pemko Padang Panjang Tertibkan Gepeng di Pasar Pusat Selama Ramadan

Penulis -

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Padang Panjang menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan Pasar Pusat, Senin (23/2/2026). (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Pemerintah Kota Padang Panjang menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan Pasar Pusat, Senin (23/2/2026). (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang Panjang menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan Pasar Pusat, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini untuk menjaga ketertiban umum serta keamanan aktivitas masyarakat selama Ramadan.

Penertiban dilakukan oleh Dinas Sosial PPKBPPPA bersama tim gabungan yang melibatkan Bidang Pasar Dinas Perdakop UKM, Satpol PP dan Damkar, serta Polres Padang Panjang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penegakan peraturan daerah yang melarang aktivitas mengemis di fasilitas umum, pasar, persimpangan jalan, dan rumah ibadah.

Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Padang Panjang, Winarno, menyampaikan penanganan dilakukan dengan pendekatan persuasif. Petugas melakukan pendataan serta pembinaan terhadap individu yang terjaring.

Menurutnya, apabila ditemukan warga dalam kondisi telantar dan membutuhkan bantuan, dinas akan melakukan asesmen untuk menentukan bentuk pendampingan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan, Penanganan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial PPKBPPPA, Syafriman Thaib, menyebut adanya indikasi praktik terorganisir di lapangan. Dugaan tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak terkait.

Ia menambahkan, bagi warga yang terbukti membutuhkan bantuan sosial, akan dilakukan pembinaan dan dirujuk ke mekanisme penanganan lanjutan sesuai prosedur.

Secara terpisah, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menjelaskan penertiban dilakukan sebagai upaya perlindungan masyarakat serta pencegahan potensi eksploitasi terhadap individu rentan.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebagian besar gepeng yang terjaring diketahui berasal dari luar daerah Padang Panjang.

Penertiban direncanakan berlangsung rutin setiap Hari Balai, yakni Senin dan Jumat, selama Ramadan untuk menjaga situasi tetap kondusif. (*/red)

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Serahkan Rekomendasi Seminar Wakaf Internasional ke Menag RI

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru