Pemkab Pasbar Sosialisasi dan Skrining Pencegahan Kekerasan Anak di Sekolah

Penulis -

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi dan skrining pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah pada Rabu (25/2). (Foto: Diskominfo Pasbar)

Sosialisasi dan skrining pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah pada Rabu (25/2). (Foto: Diskominfo Pasbar)

Pasbar, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menggelar sosialisasi dan skrining pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah pada Rabu (25/2). Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Talamau dan SMP Negeri 1 Talamau.

Program tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui DPPKBP3A Kabupaten Pasaman Barat bekerja sama dengan UPTD PPA Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan mengusung tema “Pencegahan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah: Kenali, Lindungi, dan Laporkan!”.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Pasaman Barat, Armen, menyampaikan berdasarkan data pelaporan UPTD PPA, sepanjang tahun 2025 jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Pasaman Barat hampir mencapai lebih dari 100 kasus. Sementara pada awal tahun 2026 telah tercatat 12 kasus.

Menurut Armen, sosialisasi dan skrining ini dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus upaya penjaringan dini terhadap potensi maupun kasus kekerasan terhadap anak, khususnya di lingkungan pendidikan.

Aparat Kepolisian Tekankan Pentingnya Pelaporan

Dalam kegiatan tersebut, Kanit UPPA Polres Pasaman Barat, Ipda Admi Pandowita, SH, turut hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan kasus kekerasan terhadap anak yang terungkap selama ini hanya sebagian kecil dari kondisi yang sebenarnya.

Ia menjelaskan, tidak semua kasus dilaporkan sehingga diperlukan peran aktif sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta mendorong keberanian melapor apabila menemukan indikasi kekerasan terhadap anak.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mendorong terbentuknya sinergi antara instansi pemerintah, aparat penegak hukum, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Tujuannya agar anak memperoleh perlindungan dan dapat tumbuh serta berkembang secara aman di lingkungan sekolah dan sosialnya. (*/red)

Baca Juga :  Tabligh Akbar Malam Tahun Baru, Bupati Pasbar: Mari Sambut 2024 dengan Ibadah

Berita Terkait

Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari
Resmi Pimpin Polda Sumbar, Irjen Pol Jawari Disambut Welcome Parade
Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru