Jakarta, Javanusa—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyambut bangga capaian dunia kuliner Indonesia di tingkat internasional melalui masuknya dua restoran dalam daftar Asia’s 50 Best Restaurants 2026, serta diraihnya penghargaan khusus untuk talenta kuliner Indonesia.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, dalam keterangan di Jakarta, Jumat (27/3/2026) menyebut capaian ini berdampak pada promosi pariwisata Indonesia, terutama dalam memperkuat citra sebagai destinasi berbasis budaya, kreativitas, dan kuliner.
“Keberhasilan dua restoran Indonesia menembus daftar Asia’s 50 Best Restaurants 2026 serta penghargaan untuk chef pastry Indonesia menunjukkan potensi gastronomi Nusantara di tingkat global,” kata Widiyanti.
Ia menambahkan, kuliner menjadi bagian penting dalam pengalaman wisata, sehingga penguatan sektor ini dinilai relevan dalam pengembangan pariwisata nasional.
Berdasarkan pengumuman resmi di Hong Kong pada 25 Maret 2026, dua restoran Indonesia yang masuk daftar tersebut adalah August dari Jakarta di peringkat 42 dan Locavore NXT dari Ubud, Bali di peringkat 44.
Pencapaian ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. August naik dari peringkat 49 pada 2025, sementara Locavore NXT meningkat dari peringkat 92 pada 2025.
Restoran August dipimpin Chef Hans Christian dan berlokasi di Sequis Tower, SCBD, Jakarta. Restoran ini dikenal mengusung pendekatan kuliner kontemporer dengan cita rasa yang tetap mengacu pada identitas Indonesia.
Dalam daftar tersebut, Asia’s 50 Best Restaurants juga menyoroti peran Chef Pastry August, Ardika Dwitama. Ia meraih penghargaan Asia’s Best Pastry Chef Award 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas kemampuan dalam mengolah bahan lokal Indonesia menjadi produk pastry modern. Pendekatan yang digunakan mencakup pemanfaatan bahan musiman serta eksplorasi karakter rasa lokal.
Beberapa kreasi dessert yang diperkenalkan antara lain berbasis jasmine sencha, jeruk, yogurt, es krim sourdough dengan mulberry dan mete, serta puding ketan dengan granita markisa dan jeli nanas fermentasi.
Sementara itu, Locavore NXT di Ubud, Bali, menempati posisi 44 dan menjadi representasi konsep kuliner berbasis keberlanjutan. Restoran ini mengedepankan penggunaan bahan lokal dengan pendekatan selektif.
Asia’s 50 Best Restaurants mencatat konsep Locavore NXT sebagai pengalaman bersantap dengan pendekatan eco-conscious, hyper-local, dan musiman.
Masuknya Locavore NXT dalam daftar utama tahun ini juga menunjukkan peran Bali, khususnya Ubud, sebagai salah satu pusat pengembangan gastronomi selain destinasi wisata alam dan budaya.
Kementerian Pariwisata menyatakan capaian ini sejalan dengan arah pengembangan sektor pariwisata yang menempatkan gastronomi sebagai salah satu daya tarik utama.
Melalui program promosi “Wonderful Indonesia”, pemerintah mendorong penguatan ekosistem pariwisata gastronomi, termasuk promosi kuliner berbasis lokal, pengembangan destinasi kuliner, dan peningkatan eksposur pelaku industri di tingkat internasional.
Kementerian Pariwisata berharap capaian ini dapat mendorong pelaku industri kuliner untuk terus mengembangkan potensi lokal. Informasi terkait destinasi wisata dan kuliner Indonesia dapat diakses melalui situs resmi www.indonesia.travel. (*/red)






