DP3AP2KB Padang Bekali Guru Strategi Manajemen Kasus untuk Cegah Kekerasan Anak di Sekolah

Penulis -

Selasa, 21 April 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DP3AP2KB Padang menggelar Bimtek Manajemen Kasus Kekerasan Terhadap Anak bagi kepala sekolah dan guru BK tingkat SMP/MTs swasta serta kepala sekolah SD se-Kota Padang di Gedung Bagindo Aziz Chan, Selasa (21/4/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

DP3AP2KB Padang menggelar Bimtek Manajemen Kasus Kekerasan Terhadap Anak bagi kepala sekolah dan guru BK tingkat SMP/MTs swasta serta kepala sekolah SD se-Kota Padang di Gedung Bagindo Aziz Chan, Selasa (21/4/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menguatkan langkah pencegahan kekerasan anak di sekolah.

Hal itu ditandai dengan digelarnya Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Kasus Kekerasan Terhadap Anak bagi kepala sekolah dan guru BK tingkat SMP/MTs swasta serta kepala sekolah SD se-Kota Padang di Gedung Bagindo Aziz Chan, Selasa (21/4/2026).

Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menciptakan lingkungan aman bagi anak.

“Anak merupakan harapan bangsa di masa depan, sebagai generasi penerus bangsa yang mempunyai peran strategis dalam menjamin kelangsungan suatu bangsa dan negara. Oleh karenanya, anak harus dilindungi agar dapat tumbuh secara optimal baik dari segi fisik maupun psikologisnya,” ujar Boby Firman.

DP3AP2KB Padang menargetkan peningkatan kemampuan pendidik dalam mengelola kasus kekerasan di sekolah.

Peserta juga belajar merespons pengaduan secara tepat serta menyusun program pencegahan dan penanganan kasus secara nyata.

DP3AP2KB Padang menghadirkan narasumber berkompeten dalam kegiatan ini. Di antaranya H. Mulyadi Muslim, Lc.MA dari MUI Kota Padang, psikolog Neni Andriani, serta Marta Suhendra, M.Pd dari UIN Kota Padang.

Sekolah Didorong Bangun Budaya Peduli Anak

Upaya pencegahan kekerasan anak di sekolah tidak lagi hanya bertumpu pada kurikulum. Pemerintah mendorong terbentuknya budaya peduli yang menyeluruh di lingkungan pendidikan.

Peningkatan kapasitas guru BK dan kepala sekolah menjadi fokus utama agar mereka mampu merespons setiap kasus dengan perspektif perlindungan anak yang kuat.

Sinergi Jadi Kunci Pencegahan Kekerasan

Boby Firman menegaskan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam pencegahan kekerasan anak.

“Sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan siswa,” tegasnya.

Baca Juga :  Satpol PP Padang Jaring Pengemis dan Anak Jalanan, 5 Anak dan 1 Dewasa Diamankan
Regulasi Sekolah dan Edukasi Hak Anak Diperkuat

Sekolah juga perlu memperkuat regulasi internal untuk mencegah kekerasan fisik maupun emosional. Sistem pengamanan ini menutup celah tindakan salah di lingkungan pendidikan.

Selain itu, edukasi hak anak menjadi langkah penting. Siswa perlu memahami haknya agar berani melapor ketika mengalami perlakuan yang tidak wajar.

Harapan Lahir Aksi Nyata di Sekolah

Boby Firman berharap kegiatan Bimtek tidak berhenti pada kegiatan formal. Ia menekankan pentingnya tindak lanjut nyata di lapangan.

“Kegiatan Bimtek Manajemen Kasus ini diharapkan dapat menjadi sebuah wadah untuk kita sama-sama berdiskusi untuk menyepakati program-program yang akan kita laksanakan untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak terutama di sekolah,” jelasnya.

Peran P2TP2A sebagai Mitra Sekolah

DP3AP2KB juga mengingatkan peran penting P2TP2A (Pusat Pemberdayaan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak).

P2TP2A berfungsi sebagai mitra sekolah untuk konsultasi dan pelaporan kasus secara gratis pada jam kerja. Koordinasi ini diharapkan mempercepat intervensi terhadap potensi kekerasan sebelum berdampak lebih luas bagi anak. (*/red)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru