Kolaborasi Pembangunan Tanah Datar–Madina Menguat, Dua Bupati Sepakati Sinergi Antar Daerah

Penulis -

Sabtu, 25 April 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Madina dan Pemkab Tanah Datar menggelar pertemuan silaturahmi Pembangunan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Bumi Gordang Sambilan, Kamis (23/4/2026) malam. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Pemkab Madina dan Pemkab Tanah Datar menggelar pertemuan silaturahmi Pembangunan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Bumi Gordang Sambilan, Kamis (23/4/2026) malam. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Madina, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menggelar pertemuan silaturahmi pembangunan.

Kegiatan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Bumi Gordang Sambilan, Kamis (23/4/2026) malam.

Pertemuan ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus memperkuat sinergi antar daerah. Kedua pihak mendorong pembangunan yang lebih berpihak kepada masyarakat.

Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, menyebut pertemuan tersebut sebagai momen berharga. Ia mengapresiasi kehadiran Bupati Tanah Datar bersama rombongan di tengah agenda padat.

“Ini kehormatan bagi kami. Selain mempererat hubungan, ini kesempatan belajar dari pengalaman beliau,” ujar Saipullah.

Sebagai kepala daerah yang baru menjabat, Saipullah membuka ruang kolaborasi. Ia merencanakan pengiriman perangkat daerah untuk mempelajari program unggulan Tanah Datar.

Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik berbeda. Namun, pertukaran pengalaman dapat mempercepat kemajuan pembangunan.

Saipullah juga memaparkan kondisi daerahnya. Mandailing Natal memiliki luas sekitar 6.600 km² dengan penduduk 505 ribu jiwa. Indeks Pembangunan Manusia mencapai 74,3.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan tercatat 4,3 persen dan ditargetkan meningkat hingga 8 persen. Pada sektor pertanian, daerah ini mencatat surplus produksi sekitar 34 ribu ton per tahun. Kebutuhan hanya 32 ribu ton.

Selain itu, potensi perkebunan sawit mencapai 166 ribu hektare. Sumber daya lain meliputi pertambangan emas, energi panas bumi, serta kawasan konservasi Taman Nasional Batang Gadis.

Tanah Datar Andalkan Program Unggulan dan Teknologi

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan pentingnya fokus pada masa depan. Ia menekankan kemauan bersama sebagai kunci pembangunan.

“Kami tidak ingin lagi bicara soal masa lalu. Yang terpenting adalah kemauan untuk bersama membangun,” tegasnya.

Eka Putra memaparkan sejumlah program unggulan. Program tersebut meliputi bajak sawah gratis dan asuransi pertanian dengan ganti rugi hingga Rp6 juta per hektare. Pemerintah juga memberikan bantuan biaya tanam bagi petani.

Baca Juga :  61 Bupati Usulkan Kawasan Transmigrasi Baru, Difokuskan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Selain itu, pemerintah memanfaatkan teknologi berbasis aplikasi dan satelit. Langkah ini memastikan bantuan tepat sasaran.

Pada sektor ekonomi, program “Satu Nagari, Satu Event” mendorong perputaran uang hingga miliaran rupiah. Sementara itu, program “Satu Rumah, Satu Hafidz/Hafidzah” telah melahirkan lebih dari 20 ribu penghafal Al-Qur’an.

Mitigasi Bencana dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Eka Putra juga menyoroti pentingnya mitigasi bencana. Tanah Datar termasuk daerah rawan bencana alam. Pemerintah membangun sistem Desa Tangguh Bencana dan memperkuat infrastruktur seperti sabo dam.

Selain itu, pemerintah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Dalam tata kelola pemerintahan, Eka menekankan peran aparatur sebagai pelayan masyarakat. Pemerintah menjalankan efisiensi anggaran dan membatasi fasilitas pejabat.

Pemerintah juga menyediakan layanan pengaduan masyarakat dan membangun Mal Pelayanan Publik.

“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran pemerintah. Tujuan akhirnya masyarakat sejahtera dan bahagia,” ujarnya.

Komitmen Bersama Perkuat Kerja Sama

Pertemuan ditutup dengan komitmen kedua kepala daerah untuk memperkuat kerja sama. Pemerintah Tanah Datar dan Mandailing Natal sepakat meningkatkan sinergi pembangunan.

Keduanya menilai kolaborasi menjadi kunci untuk menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat. (*/red)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru