71 Peserta Ramaikan Lomba Bertutur SD/MI Pariaman 2026, Dorong Literasi Anak Sejak Dini

Penulis -

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 71 peserta mengikuti Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Pariaman 2026 di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pariaman, Selasa (5/5/2026). (Foto: Diskominfo Pariaman)

Sebanyak 71 peserta mengikuti Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Pariaman 2026 di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pariaman, Selasa (5/5/2026). (Foto: Diskominfo Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Sebanyak 71 peserta mengikuti Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Pariaman Tahun 2026 di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pariaman, Selasa (5/5/2026).

Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum (Asisten II Setdako Pariaman, Nazifah menegaskan lomba bertutur bukan sekadar ajang adu bakat bercerita.

Ia menjelaskan kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menumbuhkan minat baca anak sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar.

“Melalui tutur kata, anak-anak belajar untuk dapat membangun rasa percaya diri tampil di depan umum, mengasah kemampuan berkomunikasi secara ekspresif, emahami nilai-nilai moral dan karakter bangsa yang terkandung dalam cerita rakyat maupun sejarah lokal,” ujarnya.

Nazifah menambahkan kegiatan ini mendukung upaya peningkatan kegemaran membaca anak sejak dini.
Ia juga menegaskan penguatan literasi menjadi tujuan utama kegiatan tersebut.

“Lomba bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan panggung untuk menanamkan nilai-nilai karakter, cinta budaya lokal, dan memperkaya wawasan melalui buku cerita daerah.

Pesan Motivasi untuk Peserta

Nazifah menyebut para peserta merupakan generasi penerus yang cerdas, kreatif, dan berani tampil.
Ia mendorong peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik tanpa rasa takut atau gugup.

“Tampilkanlah kemampuan terbaik ananda. Tidak perlu merasa takut atau gugup, karena setiap cerita yang kalian sampaikan adalah cara kalian mencintai budaya bangsa kita. Ingatlah menang atau kalah adalah bagian dari kompetisi, namun keberanian untuk berdiri dan bertutur adalah prestasi yang sesungguhnya,” tutupnya.

Dukungan Bunda Literasi Kota Pariaman

Bunda Literasi Kota Pariaman, Ny. Yosnely Balad, memberikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pariaman. Ia menilai kegiatan ini menjadi bagian strategi pembangunan karakter anak yang cerdas dan percaya diri.

Baca Juga :  Profil Irjen Pol Jawari, Kapolda Sumbar dengan Pengalaman Panjang di Bidang SDM Polri

Menurutnya, lomba bertutur menjadi gerakan literasi kultural yang menghubungkan pendidikan, seni, dan karakter bangsa.
Ia menegaskan kegiatan ini sejalan dengan pembangunan nasional berbasis penguatan literasi.

Kegiatan ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan literasi sebagai investasi strategis dalam menyiapkan SDM yang unggul, kompetitif dan tangguh menghadapi perubahan zaman.

“Lomba bertutur menjadi sarana krusial untuk menanamkan kecintaan membaca kepada anak-anak secara dini dan melatih kepercayaan diri”, terangnya.

Yosnely berharap kegiatan ini tidak hanya berlangsung saat lomba. Ia mendorong peserta menerapkan kemampuan bertutur di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Kepada ananda yang ikut lomba menang atau kalah hal yang biasa, yang kalah jangan bersedih. Kalau menang berarti itu prestasi terbaik, kalau belum menang itu adalah prestasi yang tertunda, rajinlah belajar lagi untuk bisa ikuti lomba ditahun depan”, harapnya.

Pelaksanaan Lomba Tiga Hari

Kepala Dispersip Kota Pariaman, M. Syukri, didampingi Sekretaris Dispersip, Marini Jamal, menjelaskan pelaksanaan lomba berlangsung tiga hari. Kegiatan dimulai pada 5 hingga 7 Mei 2026.

“Peserta yang mengikuti lomba bertutur adalah perwakilan sekolah mengirim 2 orang peserta siswa kelas 4 dan 5 SD/MI se-Kota Pariaman dengan jumlah peserta sebanyak 71 orang, dengan judul cerita yang dipilih antara lain Malin Kundang, Siti Baheram, Sabai Nan Aluih, Asal-usul Minangkabau dan Nan Tongga Magek Jabang,” jelasnya. (*/red)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru