Padang, Javanusa—Ketua TP-PKK Kota Padang, Ny Dian Fadly Amran merasa sedih saat melihat kondisi Arkan Maulana, balita berusia dua tahun yang dirawat di RS Bhayangkara, Senin (18/5/2026).
Meski tampak ceria, Arkan masih mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Tim medis juga memasang gips pada tangan kanannya akibat penganiayaan yang dialaminya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada tetangga yang sudah menjadi pahlawan dan membantu membawa Arkan ke kepolisian,” kata Dian saat membesuk Arkan.
Arkan merupakan balita yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah kandungnya sendiri berinisial R (29). Selama dua pekan, Arkan mengalami perlakuan kasar di rumahnya di Kuncia, Korong Gadang, Kecamatan Kuranji.
Pelaku diduga kerap menyundut tubuh Arkan menggunakan api rokok. Selain itu, korban juga diduga pernah digigit dan disiram air panas.
Setiap hari Arkan menangis karena menahan sakit. Tangisan itu kemudian menarik perhatian para tetangga di sekitar rumah korban.
Mendengar tangisan tersebut, Martinis, Darni, dan Mai langsung mendatangi rumah R. Mereka mendapati Arkan dalam kondisi menangis dan mengalami luka di tubuhnya.
Para tetangga kemudian membawa Arkan ke kantor polisi terdekat agar kasus tersebut segera ditangani.
“Berkat bantuan masyarakat, kasus ini terungkap. Tentunya semua hak anak harus dilindungi. Kita juga mengimbau agar hak anak dan privasinya tetap dijaga,” ungkap Dian yang juga menjabat Ketua P2TP2A Kota Padang.
Kondisi Arkan Mulai Membaik
Dian memastikan pihaknya terus memantau kondisi Arkan selama menjalani perawatan di rumah sakit.
Ia berharap kondisi kesehatan Arkan segera pulih sehingga balita tersebut dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
“Kini kondisi Arkan sudah jauh membaik dan tidak menangis lagi,” ujar Dian.
Dalam kunjungan itu, Ny Dian Fadly Amran juga membawa mainan dan makanan untuk Arkan. Balita tersebut terlihat senang saat menerima hadiah mobil-mobilan dari istri Wali Kota Padang itu.
Arkan tampak tertawa dan bermain di ruang perawatan RS Bhayangkara.
Korban KDRT dan Kekerasan Anak agar Tidak Diam
Dian mengimbau perempuan agar tidak memilih diam ketika mengalami kekerasan dalam rumah tangga atau melihat tindak penganiayaan terhadap anak.
Ia meminta korban maupun keluarga segera melapor kepada RT, RW, pihak kecamatan, maupun lembaga terkait.
“Atau bisa langsung melapor ke P2TP2A maupun ke Kantor DP3AP2KB Padang,” imbaunya.
Dinas Sosial Berikan Bantuan untuk Arkan
Dinas Sosial Kota Padang turut memberikan bantuan kepada Arkan selama menjalani masa pemulihan di rumah sakit.
Sekretaris Dinas Sosial Kota Padang, Budi Kurniawan, mengatakan bantuan respon cepat itu bertujuan membantu kebutuhan korban selama dirawat.
“Semoga dapat membantu Arkan selama masa pemulihan,” kata Budi.
Bantuan tersebut meliputi pempers, beras, gula, minyak goreng, sarden, roti kaleng, dan daster.
Turut hadir di ruang rawat inap RS Bhayangkara, Sekretaris DP3AP2KB Imelda Novalin, Kabid Dinas Kesehatan dr Lidia Febrina, serta sejumlah pihak lainnya. (*/red)






