Padang, Javanusa—Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 3 Padang (Ikasmantri) terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Blue Ocean Minang Run (BOM RUN) 2026 yang akan menjadi salah satu agenda utama peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.
Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), aparat keamanan, hingga pelaku UMKM dilibatkan untuk memastikan pelaksanaan ajang lari tersebut berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi peserta.
Persiapan itu dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kafe Kupi Batigo, Rabu (1/7/2026).
Rapat menghadirkan berbagai instansi terkait, mulai dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Kecamatan Padang Barat. Kecamatan Padang Selatan, Polresta Padang, Dinas Pemadam Kebakaran, PDAM, pelaku UMKM. Hingga panitia Hari Jadi Kota Padang dari Dinas Pariwisata serta Dinas Pemuda dan Olahraga.
Sekretaris BOM RUN, Adril Syukri, menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting karena kegiatan tersebut masuk dalam rangkaian resmi peringatan HJK Padang yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026.
“Event ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Padang. Tentunya kami bersinergi dan berkolaborasi dengan dinas serta Pemerintah Kota terkait untuk memenuhi kebutuhan dan koordinasi di lapangan,” ujar Adril.
Pengamanan hingga Fasilitas Peserta Jadi Prioritas
Selain koordinasi teknis, panitia juga membahas kebutuhan personel yang akan bertugas selama kegiatan berlangsung.
Dukungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, kepolisian, hingga TNI dinilai sangat penting untuk menjaga kelancaran arus peserta dan pengamanan di sepanjang lintasan.
Panitia juga menaruh perhatian pada kenyamanan peserta. Berbagai fasilitas pendukung, seperti area salat, tempat wudu, serta kebersihan toilet, telah masuk dalam daftar persiapan agar pelayanan selama kegiatan berjalan optimal.
Pendaftar Tembus 3.000 Orang
Minat masyarakat mengikuti BOM RUN 2026 terus meningkat. Hingga awal Juli 2026, jumlah pendaftar telah melampaui 3.000 orang.
Panitia menargetkan sebanyak 6.000 peserta mendaftar sebelum penutupan registrasi pada 10 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar 3.500 hingga 4.000 pelari diperkirakan akan hadir saat pelaksanaan.
Adril menjelaskan rapat koordinasi ini menjadi tahapan awal sebelum masing-masing instansi melakukan pembahasan teknis yang lebih rinci. Termasuk penempatan personel serta pengaturan area kegiatan.
“Harapan kami, dukungan Pemko bersama pihak BOM RUN dapat menjadikan acara ini sebagai kebanggaan masyarakat. Dan berkembang menjadi agenda tahunan HJK Padang yang terus kita sukseskan bersama untuk Kota Padang tercinta,” tutupnya. (*/red)






