Tim Satgas Monitoring TKD Tambahan, Pemerintah Pusat Sebut Kota Padang Jadi Percontohan Pemulihan Pascabencana

Penulis -

Senin, 20 Juli 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satgas pemerintah pusat melakukan monitoring penggunaan TKD tambahan di Kota Padang, sekaligus meninjau pembangunan Huntap di Balai Gadang. (Foto: Pemko Padang)

Tim Satgas pemerintah pusat melakukan monitoring penggunaan TKD tambahan di Kota Padang, sekaligus meninjau pembangunan Huntap di Balai Gadang. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Tim Satuan Tugas (Satgas) pemerintah pusat melakukan monitoring penggunaan Tambahan Transfer ke Daerah (TKD), sekaligus meninjau pembangunan hunian tetap (Huntap) di kawasan Bumi Perkemahan Pramuka, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (20/7/2026).

Rombongan dipimpin Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Horas Maurits Panjaitan.

Turut mendampingi Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tri Hadiyanto, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, serta Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri.

Kota Padang Dinilai Cepat Pulih Pascabencana

Kota Padang dinilai tim monitoring TKD dari pemerintah pusat sebagai daerah model yang sangat berhasil dan menjadi percontohan dalam kecepatan pemulihan pascabencana.

Berdasarkan dasbor pemantauan Satgas Pusat yang mengukur 38 indikator, progres penanganan pascabencana di Kota Padang menunjukkan kemajuan yang sangat baik dan terstruktur.

Berbagai indikator menunjukkan perkembangan yang positif. Di antaranya pembangunan hunian tetap dan hunian sementara, penyaluran dana tunggu hunian, distribusi bantuan sosial, pemulihan lahan pertanian, hingga rehabilitasi dan normalisasi sungai.

Kota Padang juga memegang target pembangunan Huntap terbesar di Sumatera Barat, yakni lebih dari 500 unit atau sekitar seperempat dari total kebutuhan Huntap di provinsi tersebut.

Program tersebut didukung perencanaan pemerintah daerah, pembiayaan melalui TKD tambahan senilai Rp371,85 miliar, serta kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi.

Di kawasan Huntap Bumi Perkemahan Pramuka sendiri, pemerintah merencanakan pembangunan 340 unit. Sebanyak 39 unit kini memasuki tahap penyelesaian akhir dan ditargetkan selesai pada akhir bulan ini.

Mendagri Apresiasi Solidaritas Kota Padang

Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga mengatakan pemerintah pusat mengapresiasi capaian Sumatera Barat, terutama Kota Padang, dalam percepatan proses pemulihan pascabencana.

Baca Juga :  Jangan Langsung Diurut! Ini 5 Langkah Tepat Atasi Cedera Engkel Kaki

“Kita mengucapkan apresiasi, Provinsi Sumatera Barat, khususnya Kota Padang sebagai salah satu provinsi yang cukup cepat pulih di dalam pascabencana ini, dilihat dari berbagai indikator. Kami di pusat memiliki dasbor yang memonitor hampir 38 indikator dan Sumbar termasuk salah satu yang cukup bagus, termasuk juga Padang,” ujar Kastorius.

Menurutnya, besarnya target pembangunan Huntap di Kota Padang menuntut perencanaan yang matang. Dari hasil peninjauan, pemerintah pusat menilai pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.

“Khusus di Padang, target dari pendirian Huntap itu cukup besar di seluruh provinsi, sebanyak 500-an lebih. Seperempat dari seluruh provinsi ada di Kota Padang. Maka memang melihat tadi keterangan dari Pak Sekda, terima kasih Pak Sekda, nampaknya dari perencanaannya sudah sangat bagus sekali, baik dari segi target maupun dari kondisi sekarang yang sudah kita lihat,” katanya.

Selain keberhasilan pemulihan, Kastorius juga menyampaikan apresiasi Menteri Dalam Negeri terhadap kepedulian Pemerintah Kota Padang yang turut membantu daerah lain yang terdampak bencana.

“Dan juga Bapak Mendagri sangat mengapresiasi Kota Padang dengan semangat solidaritasnya. Karena Kota Padang juga sebagai yang terdampak dan mendapatkan TKD tambahan, menyumbang ke provinsi yang terdampak berat di Aceh. Ya, sumbangan Kota Padang itu saya kira ada Rp5 miliar dan disumbangkan ke tiga kabupaten di Aceh,” ujarnya.

Penggunaan TKD Tambahan Terus Diawasi

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Horas Maurits Panjaitan menyebut Kota Padang telah menerima tambahan TKD sebesar Rp371,85 miliar.

Menurut Horas, hasil monitoring menunjukkan progres pelaksanaan program berjalan baik, termasuk pengadaan lahan Huntap yang dibiayai melalui anggaran tersebut.

“Padang telah menerima TKD tambahan yang besarnya Rp371,85 miliar. Dan ini kami sudah melihat progres dan juga persiapannya cukup bagus. Termasuk juga sebenarnya untuk pengadaan lahan Huntap ini nantinya dibiayai dari TKD tambahan ini. Jadi kami apresiasi untuk Pemko Padang karena bisa bersinergi,” katanya.

Baca Juga :  Warga Huntara Kapalo Koto Pauh Terima 5 Ekor Sapi Kurban

Ia menegaskan pemerintah pusat akan terus memantau realisasi penggunaan TKD tambahan agar seluruh anggaran tepat sasaran dan mampu mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak.

“Maka nanti kami akan melihat apakah semuanya sudah tepat sasaran dan tentunya TKD tambahan ini bisa melakukan realisasi percepatan, karena sangat ditunggu oleh masyarakat,” pungkas Horas. (*)

Berita Terkait

Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari
Resmi Pimpin Polda Sumbar, Irjen Pol Jawari Disambut Welcome Parade
Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru