Sukses Turunkan Keluarga Berisiko Stunting, Pemko Padang Terima Penghargaan dan Rp 7,3 Miliar

Penulis -

Selasa, 9 Januari 2024 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menerima penghargaan dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp7,3 miliar dari Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Barat.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Pemko Padang dalam menurunkan angka keluarga berisiko stunting di Kota Padang.

Penghargaan dan DAK tersebut diserahkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat Fatmawati kepada Wali Kota Padang Hendri Septa dalam rapat staf bulanan di lingkungan Pemko Padang, di Aula Bagindo Aziz Chan, Balaikota Padang Aie Pacah, Selasa (9/1/2024).

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar, Sekda Andree Algamar dan para Asisten, kepala OPD terkait di lingkup Pemko Padang.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada BKKBN Perwakilan Sumatera Barat atas dukungan kepada Pemko Padang dalam penanganan stunting di Kota Padang. Sehingga Kota Padang dapat meraih penghargaan sekaligus menerima DAK tahun 2024,” ucap Hendri Septa.Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada perwakilan BKKBN Sumatera Barat atas pemberian penghargaan dan DAK tahun 2024.

”Tentunya apa yang diberikan oleh BKKBN ini akan kita jadikan dorongan untuk bekerja lebih maksimal lagi dalam penanganan stunting di Kota Padang,” ucap Ekos Albar yang juga Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kota Padang ini.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat Fatmawati menyatakan, penghargaan dan DAK yang diserahkan ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan bagi Pemko Padang dalam dalam mendukung program program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) BKKBN.

”Penghargaan dan DAK ini karena Kota Padang mampu menjadi salah satu kota yang berhasil dalam pelaksanaan program Bangga Kencana, yaitu menurunkan angka keluarga berisiko stunting dari 34 ribu keluarga berisiko stunting di tahun 2023, turun menjadi 24 ribu,” ucapnya. (*/rls)

Baca Juga :  Asik Main Biliar, Puluhan Pelajar Diamankan

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru