Pariaman, Javanusa—Sebanyak 462 mustahik menerima zakat program Pariaman Makmur dari Baznas Kota Pariaman.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pariaman, Roberia, di Masjid Nurul Islam Kelurahan Jalan Kereta Api, Kecamatan Pariaman Tengah, pada Jumat (23/2/2023).
Roberia mengatakan, zakat merupakan sarana untuk berbagi rezeki, rasa persaudaraan, ibadah, dan kebahagiaan, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.
“Melalui zakat, kita berbagi dengan para mustahik, para penerima zakat, baik berbagi rezeki, berbagi rasa persaudaraan, berbagi ibadah, berbagi kebahagiaan. Terlebih sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan,” ujar Roberia.
Baca Juga: Gastib Kecamatan Pariaman Utara Dibekali Penyuluhan
Menurutnya, keberadaan Baznas sebagai lembaga pemerintah non struktural, merupakan instrument untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat. Serta untuk meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekaligus penanggulangan kemiskinan di daerah kita, ucapnya.
“Berbagai program Baznas Pariaman ini patut kita berikan apresiasi yang tinggi. Karena sangat besar manfaatnya oleh masyarakat penerima,” ungkapnya.
Ia berharap, semoga zakat dari para ASN se Kota Pariaman dan para muzaki ini, bermanfaat. Apalagi dana yang tersebut nanti untuk berusaha.
Lima Program Baznas
Sementara itu, Ketua Baznas Pariaman, Zalman Zaunit menuturkan pihaknya mempunyai 5 program, yaitu Pariaman Cerdas merupakan bantuan untuk biaya pendidikan warga kurang mampu. Termasuk dalam ”Saga Saja”.
Pariaman Makmur, bantuan untuk ekonomi produktif bagi para UMKM. “Ini yang kita bagikan hari ini,” tuturnya.
Selanjutnya ada Pariaman Sehat adalah bantuan keuangan untuk kesehatan bagi warga tidak mampu. Pariaman Taqwa adalah bantuan zakat untuk para imam masjid, khatib, garin, labai dan ubiyah.
Terakhir Pariaman Peduli, bantuan zakat bagi masyarakat yang termasuk dalam 8 golongan penerima zakat. Serta masyarakat yang tertimpa bencana.
Ia mengungkapkan, zakat Baznas Pariaman Program Pariaman Makmur saat ini sebesar Rp 323.400.000 untuk 462 mustahik. Berasal dari 4 kecamatan se-Kota Pariaman. Masing-masing mustahik menerima sebanyak Rp 700 ribu.
Ia menambahkan, tahun 2023 lalu, penerimaan zakat dari ASN dan muzakki sebesar Rp 5,8 miliar. ”Tahun 2024 ini, kita mentargetkan untuk penerimaan zakat sebesar Rp 6,5 miliar,” tuturnya. (*jn05)






