Amankan Tenda dan Layanan Armuzna, Kemenhaj Ajukan Uang Muka Haji 2027 Rp4 Triliun ke DPR

Penulis -

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat kerja Kemenhaj bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa (14/7/2026). (Foto: Kemenhaj)

Rapat kerja Kemenhaj bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa (14/7/2026). (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengusulkan penggunaan uang muka penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi kepada Komisi VIII DPR RI.

Dana tersebut dibutuhkan agar Indonesia dapat segera memesan tenda dan layanan Armuzna melalui sistem yang telah dibuka Pemerintah Arab Saudi.

Usulan itu disampaikan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Juru Bicara Kemenhaj RI, Maria Assegaff, mengatakan pengajuan tersebut merupakan bagian dari percepatan persiapan penyelenggaraan haji tahun 2027.

“Kemenhaj sudah mengajukan uang muka kepada DPR RI dalam agenda Raker hari ini sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M,” ujar Maria.

Tenggat Arab Saudi Sangat Mendesak

Maria menjelaskan, langkah percepatan pembayaran dipengaruhi kebijakan baru Pemerintah Arab Saudi yang menetapkan jadwal lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Mulai 15 Juli 2026, Pemerintah Arab Saudi telah membuka akses transfer dana melalui sistem Nusuk Masar. Karena itu, Indonesia perlu segera menyelesaikan pembayaran agar tidak kehilangan lokasi strategis yang selama ini digunakan jemaah.

“Tenggat waktu dari Arab Saudi kali ini sangat mendesak dan tidak bisa ditunda. Kalau kita tidak segera bayar, kita bisa kehilangan lokasi tenda di Arafah dan Mina yang sudah kita pakai tahun lalu. Jadi, demi kenyamanan jemaah, kita harus bergerak cepat mengamankan posisi,” kata Maria.

Nilai Uang Muka Capai Rp4 Triliun

Dalam usulannya, Kemenhaj mengajukan uang muka sebesar 858,74 juta riyal Saudi atau sekitar Rp4 triliun dengan asumsi kurs Rp4.666,67 per riyal.

Dana tersebut akan digunakan sebagai pembayaran awal untuk mengamankan berbagai layanan utama penyelenggaraan ibadah haji 2027, termasuk fasilitas di kawasan Armuzna.

Baca Juga :  Kloter 15 Embarkasi Padang Tutup Keberangkatan 6.324 Jemaah Haji ke Tanah Suci

Selain mengejar jadwal pembayaran, Kemenhaj juga mengungkap adanya peningkatan standar layanan dari Pemerintah Arab Saudi.

Maria menyebut layanan “Paket D” telah dihapus dan seluruh penyelenggara kini menggunakan standar “Paket C”.

Perubahan itu diperkirakan meningkatkan biaya layanan, namun diikuti fasilitas yang lebih baik bagi jemaah Indonesia.

“Meski biayanya diprediksi naik, fasilitas yang didapat jemaah akan jauh lebih nyaman,” ujarnya.

Selanjutnya, Kemenhaj berharap DPR RI memberikan persetujuan agar Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dapat segera memfasilitasi pencairan dana tersebut.

Uang muka itu nantinya menjadi bagian dari pembayaran total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Sehingga tidak menambah kebutuhan anggaran secara keseluruhan. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB