Camat Lubeg Pakai Batik Buatan Anak Nagari Nan XX, Begini Filosofi di Balik Motifnya

Penulis -

Jumat, 11 Juli 2025 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir mengenakan batik karya anak Nagari Nan XX. (Foto: Ist)

Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir mengenakan batik karya anak Nagari Nan XX. (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Kecamatan Lubuk Begalung patut berbangga dengan hadirnya karya batik lokal yang menggambarkan identitas dan ciri khas wilayahnya.

Salah satu hasilnya adalah batik bermotif “Nagari Nan XX”, karya anak Nagari Nan XX Lubuk Begalung (@galeri_shanumesty) dari Bukik Batu Hampa Kelurahan Pampangan Nan XX dan juga UMKM binaan Semen Padang.

Motif “Nagari Nan XX” tidak sekadar ornamen. Ia hadir sebagai media ekspresi budaya dan visualisasi karakter khas Lubuk Begalung.

Motif ini memuat beberapa unsur seperti gonjong atap rumah gadang, jumlah kelurahan, pohon bambu, sungai, angka 20.

Berikut motif dalam Batik “Nagari Nan XX”

1. Gonjong Rumah Gadang sebagai Simbol Kepemimpinan

Gonjong atap rumah gadang yang berada pada posisi tengah melambangkan rumah gadang pada dahulunya sebagai tempat pusat pemerintahan/ kepemimpinan, menentukan segala keputusan (adat istiadat) terhadap aturan kehidupan secara adil. Begitu pula dengan posisi Kecamatan Lubuk Begalung yang menjadi pusat kepemimpinan untuk mengatur dan mengayomi masyarakat dengan adil, karena berada pada posisi tengah sehingga tidak memihak pada sebelah pihak (adil).

2. Pola Setengah Lingkaran Melambangkan Jumlah Kelurahan

Pada bagian bawah gonjong atap rumah adat terdapat 15 pola setengah lingkaran, yang mengibaratkan sebaran jumlah kelurahan yang berada di bawah pengawasan Kecamatan Lubuk Begalung.

3. Motif Bambu dari Lingkungan Perbukitan

Kecamatan Lubuk Begalung rata-rata berada pada lokasi perbukitan sehingga banyak sekali dijumpai pohon bambu di lingkungannya. Sehingga hal ini menjadi inspirasi untuk pembuatan motif bambu pada bagian bawah motif yang sudah distilasi, sehingga membentuk dua lingkaran yang juga dilengkapi dengan dedaunan.

4. Sungai Melingkar

Terdapat bentuk pola motif dari kata Lubuk (sungai) Begalung (melingkar), yaitu pola sungai melingkar yang dipenuhi dengan aliran air yang jernih dan bersih. Hal ini dapat juga menjadi simbol bahwa Kecamatan Lubuk Begalung merupakan kawasan yang dilalui sungai.

Baca Juga :  22 Usulan Dibahas Dalam Rakorbang Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX

Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir mengaku bangga dengan karya anak Nagari Nan XX. Ia menilai, batik ini bukan sekadar hasil kerajinan tangan, melainkan juga bentuk ekspresi budaya yang mampu memperkuat identitas lokal.

Selain sebagai simbol budaya, batik Nagari Nan XX juga memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Pemerintah kecamatan berkomitmen untuk terus mendukung promosi dan pemasaran batik ini, baik di tingkat lokal maupun nasional. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru