Gerakkan Ekonomi Nasional, Menhaj Dorong Kurma Lokal Masuk Ekosistem Haji

Penulis -

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhaj RI Mochamad Irfan Yusuf saat meninjau Kurma Park di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (22/1/2026). (Foto: Kemenhaj)

Menhaj RI Mochamad Irfan Yusuf saat meninjau Kurma Park di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (22/1/2026). (Foto: Kemenhaj)

Pasuruan, Javanusa—Kurma lokal didorong masuk ke dalam ekosistem haji Indonesia sebagai bagian penguatan ekonomi nasional.

Langkah ini ditegaskan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf saat meninjau Kurma Park di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (22/1/2026).

Kawasan ini menjadi salah satu sentra budidaya kurma di Jawa Timur yang mulai dikembangkan secara komersial. Ia menyebut, kurma lokal berpeluang besar menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan jemaah haji Indonesia.

Menurut Menhaj, langkah tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta agar penyelenggaraan haji tidak hanya bersifat ibadah, tetapi juga menggerakkan ekonomi nasional.

“Ini wujud arahan Presiden Prabowo agar haji memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Indonesia,” kata Irfan Yusuf.

Kurma Lokal untuk Jemaah Haji Indonesia

Menhaj berharap ke depan jemaah haji Indonesia tidak lagi bergantung pada kurma impor dari Arab Saudi. Ia menargetkan kurma dari berbagai daerah di Indonesia dapat menggantikan kurma impor.

“Baik dari Jawa Timur, NTB, NTT, maupun provinsi lain, kita ingin uangnya berputar di masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Secara nasional, Indonesia memberangkatkan lebih dari 220 ribu jemaah haji setiap tahun. Angka tersebut menjadikan konsumsi kurma sebagai pasar yang sangat potensial.

Selain berdampak ekonomi, penggunaan kurma lokal juga dinilai menyelesaikan persoalan teknis jemaah. Salah satunya terkait batas maksimal bagasi pesawat sebesar 27 kilogram.

“Jemaah tidak perlu lagi terbebani tentengan kurma dari Arab Saudi yang sering melebihi batas bagasi,” tegas Menhaj.

Ia juga meyakini harga kurma lokal lebih kompetitif dibanding kurma impor.

Dukungan Pemda Perkuat Ekosistem Haji

Menhaj mengapresiasi peran pemerintah daerah Pasuruan yang mendukung pengembangan Kurma Park. Ia menilai kolaborasi pusat dan daerah penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi haji nasional.

Baca Juga :  Kemenhaj dan Polri Perkuat Satgas Haji Ilegal, Tiga WNI Pelaku Penipuan Haji Ditangkap di Arab Saudi

“Model perkebunan ini bisa direplikasi di daerah lain untuk memperkuat ekosistem haji,” ujarnya.

Menurut Menhaj, pengembangan kurma lokal sejalan dengan program hilirisasi sektor pertanian nasional. Program ini diharapkan membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Menhaj berharap Kurma Park Pasuruan menjadi percontohan nasional. Ke depan, perkebunan serupa diharapkan tumbuh di berbagai provinsi. Dengan demikian, ekosistem ekonomi haji tidak hanya terpusat di luar negeri, tetapi tumbuh kuat di dalam negeri. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB