Kemenhaj Buka Hotline “Bongkar Mafia Haji dan Umrah”, Masyarakat Bisa Laporkan Dugaan Pelanggaran

Penulis -

Selasa, 15 September 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf bersama Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak saat peluncuran hotline pengaduan di Jakarta, Senin (14/9/2026). (Foto: Kemenhaj)

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf bersama Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak saat peluncuran hotline pengaduan di Jakarta, Senin (14/9/2026). (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka hotline pengaduan bertajuk “Bongkar Mafia Haji dan Umrah”.

Kanal tersebut memberi ruang bagi masyarakat untuk melaporkan informasi maupun persoalan dalam penyelenggaraan haji dan umrah.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, pemerintah membutuhkan partisipasi masyarakat untuk memperkuat pengawasan layanan haji dan umrah.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki akses yang mudah ketika menemukan persoalan selama proses penyelenggaraan ibadah haji maupun umrah.

“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk memberikan perlindungan kepada jemaah. Masyarakat harus memiliki ruang untuk menyampaikan informasi dan pengaduan ketika menemukan persoalan,” ujar Menhaj saat peluncuran hotline pengaduan di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Setiap Laporan Akan Diverifikasi

Kemenhaj menegaskan bahwa laporan masyarakat tidak otomatis menjadi kesimpulan atas suatu dugaan pelanggaran. Petugas akan memeriksa setiap informasi melalui tahapan penerimaan, pemeriksaan, dan verifikasi.

Proses tersebut bertujuan memastikan informasi memiliki dasar yang jelas serta dapat ditelusuri lebih lanjut. Kemenhaj kemudian mengelompokkan laporan berdasarkan substansi dan kewenangan penanganannya.

Jika laporan membutuhkan pemeriksaan lanjutan, Kemenhaj akan berkoordinasi dengan unit kerja terkait. Penanganan selanjutnya mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Laporan dari masyarakat penting bagi kami. Informasi tersebut akan kita lihat, kita periksa, kemudian ditindaklanjuti sesuai persoalannya,” kata Menhaj.

Kemenhaj Kedepankan Profesionalitas

Dalam menangani pengaduan, Kemenhaj menerapkan prinsip profesionalitas, objektivitas, dan transparansi. Pendekatan tersebut bertujuan agar tindak lanjut setiap laporan mengacu pada fakta serta bukti yang tersedia.

Dengan mekanisme itu, informasi awal dari masyarakat tidak langsung menjadi dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran. Pemerintah akan memastikan proses pemeriksaan berjalan sesuai substansi laporan.

Hotline “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” sekaligus memperluas ruang pengawasan publik terhadap layanan haji dan umrah.

Baca Juga :  19 WNI Diamankan Otoritas Saudi saat Musim Haji 2026, KJRI Jeddah Ungkap Dugaan Pelanggaran

Masyarakat dapat menyampaikan informasi apabila menemukan praktik atau pelayanan yang mereka nilai tidak sesuai ketentuan. Informasi tersebut dapat menjadi bahan bagi pemerintah untuk melakukan pemeriksaan, evaluasi, dan perbaikan layanan.

Masyarakat Diminta Lengkapi Informasi

Mochamad Irfan Yusuf mengimbau masyarakat menyampaikan pengaduan secara bertanggung jawab. Pelapor juga perlu memberikan informasi yang cukup agar petugas dapat melakukan verifikasi secara efektif.

Informasi tersebut antara lain mencakup kronologi kejadian, waktu, lokasi, pihak yang terlibat, serta bukti pendukung jika tersedia.

Kelengkapan data akan membantu petugas menelusuri laporan dan menentukan langkah penanganan sesuai kewenangan.

Peluncuran hotline “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” menjadi bagian dari upaya Kemenhaj memperkuat transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan haji dan umrah.

Melalui kanal tersebut, pemerintah berharap masyarakat ikut mengambil peran dalam mengawasi layanan sekaligus mendorong perbaikan perlindungan bagi jemaah. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB