Kemenhaj Buka Peluang Produk Perikanan Baubau Masuk Rantai Pasok Haji, Ditjen PE2HU Siapkan Business Matching

Penulis -

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf ke Unit Pengolahan Ikan (UPI) CV Buton Indo Tuna

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf ke Unit Pengolahan Ikan (UPI) CV Buton Indo Tuna

Baubau, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai membuka peluang agar produk perikanan Indonesia menjadi bagian dari rantai pasok konsumsi jemaah haji dan umrah di Arab Saudi.

Salah satu langkah awal dilakukan melalui peninjauan Unit Pengolahan Ikan (UPI) CV Buton Indo Tuna di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengunjungi UPI CV Buton Indo Tuna di Baubau, Sabtu (11/7).

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Jaenal Effendi.

Rombongan meninjau seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan produk. Peninjauan itu bertujuan menilai kesiapan industri perikanan nasional dalam memenuhi standar pasar Arab Saudi.

Menurut Mochamad Irfan Yusuf, langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden agar penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya berfokus pada pelayanan jemaah. Tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Indonesia.

“Arahan Presiden adalah agar penyelenggaraan haji juga memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. Karena itu, kami ingin melihat peluang agar bahan makanan yang dikonsumsi jemaah haji dapat dipasok dari Indonesia,” ujar Menhaj.

Produk Perikanan Indonesia Dinilai Berpeluang

Menteri Haji dan Umrah menilai kualitas produk perikanan Indonesia memiliki peluang besar untuk masuk ke pasar kebutuhan konsumsi jemaah haji.

Namun, menurutnya, peluang tersebut masih membutuhkan pembahasan lanjutan. Sejumlah aspek harus dipenuhi, mulai dari standar pengemasan, sistem distribusi, hingga ketentuan regulasi yang berlaku di Arab Saudi.

Karena itu, pemerintah akan menyiapkan berbagai langkah agar produk dalam negeri mampu memenuhi persyaratan ekspor sekaligus bersaing di pasar internasional.

Ditjen PE2HU Petakan Kesiapan Produk Nasional

Menindaklanjuti arahan tersebut, Ditjen PE2HU akan melakukan pemetaan terhadap kesiapan berbagai produk nasional.

Baca Juga :  Jemaah Haji Payakumbuh Tiba di Tanah Air, Pemko Tegaskan Komitmen Dampingi dari Berangkat hingga Pulang

Proses itu meliputi penilaian standar mutu, kapasitas produksi, sertifikasi halal, keamanan pangan, sistem logistik, hingga persyaratan ekspor yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Jaenal Effendi mengatakan hasil pemetaan akan menjadi dasar untuk memperkuat hubungan antara pelaku usaha Indonesia dengan pasar Arab Saudi.

“Kami akan mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan mitra di Arab Saudi melalui business matching agar peluang kerja sama dapat segera diwujudkan. Dan produk Indonesia semakin siap memasuki rantai pasok kebutuhan haji dan umrah,” kata Jaenal.

Siapkan Ekspo Produk dan Perluas Peluang UMKM

Selain memfasilitasi business matching, Ditjen PE2HU juga akan menginventarisasi berbagai komoditas unggulan dari sejumlah daerah yang berpotensi memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji.

Langkah tersebut diharapkan memperluas keterlibatan pelaku usaha nasional, mulai dari nelayan, UMKM, hingga industri pengolahan pangan, dalam ekosistem ekonomi haji.

Sebagai bagian dari strategi promosi, Ditjen PE2HU juga berencana menggelar ekspo produk ekosistem haji dan umrah di kawasan Indonesia Timur. Kegiatan itu akan menjadi wadah promosi sekaligus mempertemukan pelaku usaha nasional dengan importir, distributor, dan penyedia layanan konsumsi di Arab Saudi.

“Target kami adalah semakin banyak produk Indonesia menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan haji dan umrah. Dengan begitu, manfaat ekonomi penyelenggaraan haji dapat dirasakan lebih luas oleh nelayan, UMKM, industri pengolahan, dan pelaku usaha nasional,” tutup Jaenal.

Melalui rangkaian program tersebut, Ditjen PE2HU menargetkan semakin banyak produk unggulan Indonesia mampu menembus rantai pasok penyelenggaraan haji dan umrah. Upaya ini diharapkan membuka akses pasar baru di Arab Saudi sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi daerah dan pelaku usaha nasional. (*)

Baca Juga :  Hari ke-13 Operasional Haji: 74.652 Jemaah Haji Sudah Berangkat, Bus Sholawat 24 Jam Siap Layani di Makkah

Berita Terkait

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara
Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada HUT ke-81, Ini Daftar dan Rinciannya

Berita Terbaru