Kemenhaj dan Polri Perkuat Satgas Haji Ilegal, Tiga WNI Pelaku Penipuan Haji Ditangkap di Arab Saudi

Penulis -

Kamis, 30 April 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj dan Polri perkuat Satgas Haji Ilegal untuk menekan kasus penipuan menjelang puncak musim haji 1447 H/2026 M. (Foto: Kemenhaj)

Kemenhaj dan Polri perkuat Satgas Haji Ilegal untuk menekan kasus penipuan menjelang puncak musim haji 1447 H/2026 M. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah memperkuat pencegahan dan penindakan praktik haji ilegal melalui koordinasi lintas lembaga. Kementerian Haji dan Umrah  (Kemenhaj) dan Polri meningkatkan sinergi untuk menekan kasus penipuan menjelang puncak musim haji 1447 H/2026 M.

Wakil Menteri Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan langkah tersebut saat audiensi dengan Wakapolri Dedi Prasetyo. Pertemuan ini membahas perkembangan penanganan haji non-prosedural sekaligus penguatan Satgas Pencegahan Haji Ilegal.

Satgas melibatkan Polri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kemenhaj. Tim ini bertugas mengawasi, mencegah, dan menindak praktik penipuan serta keberangkatan haji ilegal. Aktivitas tersebut meningkat menjelang musim haji.

“Hari ini kami memperbarui penanganan haji ilegal. Penipuan melalui iklan haji palsu masih terjadi dan membutuhkan kerja lintas institusi, termasuk dukungan Polri,” ujar Dahnil.

Tiga WNI Ditangkap di Arab Saudi

Dalam pertemuan itu, Dahnil mengungkap aparat keamanan Arab Saudi menangkap tiga warga negara Indonesia. Mereka diduga terlibat penipuan dan promosi haji ilegal di wilayah tersebut.

“Ada tiga WNI yang ditangkap dengan modus penipuan dan iklan haji palsu. Pemerintah terus berkoordinasi dengan aparat Saudi terkait proses hukum dan pendampingan,” jelasnya.

Pemerintah tidak hanya fokus pada penindakan. Upaya pencegahan juga diperkuat agar masyarakat tidak menjadi korban haji non-prosedural.

Penguatan Pengamanan dan Peran Polri

Pemerintah juga menambah keterlibatan Polri dalam operasional haji di Arab Saudi. Langkah ini bertujuan meningkatkan pengamanan dan kenyamanan jemaah Indonesia.

“Kami sepakat menambah personel Polri di Saudi untuk mendukung tata kelola, pengamanan, dan kenyamanan jemaah. Ke depan, struktur Amirul Hajj juga melibatkan unsur Polri,” kata Dahnil.

Pada penyelenggaraan haji tahun ini, Wakapolri turut mendampingi Amirul Hajj. Kehadiran tersebut memastikan aspek keamanan dan perlindungan jemaah selama operasional berlangsung.

Baca Juga :  PPIH Embarkasi Padang Siap Sambut Jemaah Haji Kloter Perdana
Polri Tegaskan Penegakan Hukum

Wakapolri Dedi Prasetyo menegaskan Polri akan memperkuat kolaborasi dan pertukaran informasi. Langkah ini mencakup penanganan kasus di dalam negeri dan kerja sama dengan aparat Arab Saudi.

“Satgas Haji fokus pada pencegahan dan penegakan hukum. Kami menemukan pelaku berulang, bahkan residivis, sehingga tindakan tegas harus dilakukan,” ujar Dedi.

Ia menambahkan, laporan masyarakat terkait penipuan haji menunjukkan tren meningkat. Sejumlah kasus telah selesai, sementara lainnya masih dalam proses hukum.

“Ada kasus yang dapat diselesaikan melalui mediasi. Jika gagal, proses hukum tetap berjalan untuk memberikan efek jera,” tegasnya.

Polri juga terus membangun komunikasi intensif dengan kepolisian Arab Saudi. Koordinasi ini penting untuk menangani persoalan hukum yang melibatkan WNI selama musim haji.

Imbauan untuk Masyarakat

Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran haji non-prosedural. Penawaran tersebut banyak beredar di media sosial dan platform digital.

Masyarakat perlu memastikan visa dan penyelenggara perjalanan sesuai ketentuan resmi pemerintah Indonesia dan Arab Saudi. Langkah ini penting untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran ibadah haji. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru