Kemenhaj Periksa 15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026

Penulis -

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj dan Kejati Jatim memeriksa 15 saksi terkait dugaan penyalahgunaan pelimpahan nomor porsi haji 2026. (Foto: Kemenhaj)

Kemenhaj dan Kejati Jatim memeriksa 15 saksi terkait dugaan penyalahgunaan pelimpahan nomor porsi haji 2026. (Foto: Kemenhaj)

Surabaya, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Kejaksaan Tinggi Jawa Timur memeriksa 15 saksi terkait dugaan penyalahgunaan pelimpahan nomor porsi haji 2026. Pemeriksaan berlangsung di Surabaya pada 18–21 Agustus 2026.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari penelusuran terhadap 30 pihak yang diduga berkaitan dengan peristiwa hukum tersebut. Dari jumlah itu, 15 saksi lainnya akan menjalani pemeriksaan pada jadwal berikutnya.

Kemenhaj Tegaskan Komitmen terhadap Hukum

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al Rasyid, menegaskan kementeriannya tidak akan menoleransi pelanggaran hukum dalam penyelenggaraan haji.

“Tidak ada ruang bagi ketidaktaatan terhadap hukum. Setiap dugaan penyimpangan harus diperiksa secara serius, objektif, dan berdasarkan bukti. Ini bagian dari komitmen kami menjaga integritas penyelenggaraan haji sekaligus melindungi hak jemaah.”

Harun menjelaskan, pengusutan tidak hanya bertujuan menemukan pihak yang bertanggung jawab. Proses tersebut juga untuk memastikan seluruh fakta dan rangkaian peristiwa dapat terungkap berdasarkan bukti.

Menurutnya, langkah tersebut penting karena pelimpahan nomor porsi berkaitan langsung dengan hak jemaah dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Pemeriksaan Libatkan Unsur Internal dan Eksternal

Kasubdit Layanan Haji Reguler Anggoro Arif Wicaksono mengatakan, Kemenhaj bekerja bersama Kejati Jawa Timur untuk memeriksa sekaligus memverifikasi berbagai informasi.

“Kami melakukan pemeriksaan dan verifikasi secara kolaboratif untuk menemukan bukti-bukti serta memastikan kebenaran informasi yang diperoleh. Semua pihak yang relevan kami mintai keterangan agar persoalan ini dapat dilihat secara utuh,” kata Anggoro di Kejati Jatim, 20 Agustus 2026.

Pemeriksaan melibatkan pihak dari lingkungan internal dan eksternal Kemenhaj. Dari unsur internal, petugas memeriksa unsur Kemenhaj wilayah serta Kantor Kemenhaj kabupaten/kota.

Sementara itu, unsur eksternal yang diperiksa mencakup KBIHU, Dukcapil, perbankan, rumah sakit, jemaah haji, dan keluarga jemaah.

Baca Juga :  Pemerintah Percepat Rehabilitasi Irigasi Pertanian untuk Wujudkan Swasembada Pangan  

Keterlibatan berbagai unsur tersebut bertujuan membantu penyidik memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai dugaan penyalahgunaan pelimpahan nomor porsi haji 2026.

15 Saksi Lain Menunggu Jadwal Pemeriksaan

Anggoro mengatakan Kemenhaj masih akan memanggil 15 saksi lainnya. Jadwal pemeriksaan akan ditentukan setelah proses koordinasi lebih lanjut.

Seluruh keterangan yang terkumpul nantinya menjadi bahan laporan kepada pimpinan. Hasil pemeriksaan tersebut akan menentukan langkah selanjutnya dalam penanganan perkara.

“Setelah seluruh proses pemeriksaan dan verifikasi selesai, hasilnya akan kami laporkan kepada pimpinan. Apabila ditemukan pelanggaran, tindak lanjutnya dapat berupa sanksi administratif maupun proses pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kemenhaj memastikan proses penelusuran berjalan secara profesional, objektif, dan berbasis bukti. Kementerian juga memberikan ruang kepada pihak terkait untuk menyampaikan keterangan secara proporsional.

Pelimpahan Nomor Porsi Menyangkut Hak Jemaah

Bagi Kemenhaj, pelimpahan nomor porsi haji bukan sekadar persoalan administratif. Proses tersebut berkaitan dengan hak jemaah serta amanah yang harus dijaga.

“Kepercayaan jemaah adalah amanah. Karena itu, ketika ada dugaan penyimpangan, negara harus hadir untuk memastikan persoalan tersebut terang dan ditangani sesuai hukum,” tegas Harun. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB