Madinah, Javanusa—Menjelang kedatangan kloter pertama jemaah haji Indonesia di Madinah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan layanan haji tanpa biaya bagi seluruh jemaah. Pemerintah juga meminta jemaah tetap waspada terhadap pihak tidak resmi.
Kemenhaj memastikan semua layanan berjalan gratis. Jemaah hanya perlu mengikuti arahan petugas resmi di lapangan.
“Seluruh layanan untuk jemaah tidak dipungut biaya, jemaah juga diimbau hanya berhubungan dengan petugas resmi yang memiliki identitas jelas,” ujar Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurahman, saat apel pagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang digelar serentak di seluruh sektor, Selasa (21/4).
Petugas Fokus Layani dan Lindungi Jemaah
Khalilurahman menegaskan petugas hadir untuk melayani jemaah secara penuh selama di Tanah Suci. Ia juga meminta seluruh petugas menjaga integritas dalam pelayanan.
“Petugas hadir untuk melayani, bukan dilayani. Semua layanan sudah disiapkan, dan jemaah tidak dikenakan biaya apa pun,” ujarnya.
Petugas PPIH memegang tugas utama pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah. Mereka memastikan semua kebutuhan jemaah terpenuhi dengan baik.
Imbauan Waspada Petugas Tidak Resmi
Kemenhaj mengingatkan jemaah agar tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku petugas tanpa identitas jelas. Setiap petugas resmi selalu memakai atribut lengkap.
Identitas tersebut mencakup nama dan logo kementerian. Petugas juga membawa tanda pengenal resmi selama bertugas.
“Kalau tidak memakai atribut resmi, jangan dilayani. Jemaah cukup berkomunikasi dengan petugas yang jelas identitasnya,” tegasnya.
Kanal Pengaduan Disiapkan untuk Jemaah
Khalilurahman juga meminta jemaah segera melapor jika menemukan pungutan atau pelanggaran. Laporan dapat disampaikan melalui kanal resmi yang tersedia.
Jemaah bisa menggunakan aplikasi “Kawal Haji”. Selain itu, mereka juga dapat melapor melalui jalur berjenjang, mulai dari ketua regu hingga sektor dan Daker.
Pihaknya memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai tingkatannya. Petugas di sektor maupun Daker siap turun langsung jika diperlukan.
Kesiapan Layanan Haji Sudah Final
Kemenhaj menyatakan seluruh layanan jemaah sudah siap. Persiapan mencakup akomodasi, konsumsi, transportasi, dan layanan kesehatan.
“Insyaallah seluruh layanan sudah siap, kami juga akan menyambut kedatangan jemaah dengan selawat Badar sebagai bentuk penghormatan kepada tamu Allah,” pungkasnya. (*/red)






