Makanan Siap Santap Jemaah Haji 2026 Dipastikan Aman, Kemenhaj Siapkan 15 Menu Cita Rasa Nusantara

Penulis -

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj memastikan makanan siap santap untuk jemaah haji Indonesia selama puncak ibadah haji sudah tersedia dan akan menerima 15 porsi makanan dengan cita rasa nusantara. (Foto: Kemenhaj)

Kemenhaj memastikan makanan siap santap untuk jemaah haji Indonesia selama puncak ibadah haji sudah tersedia dan akan menerima 15 porsi makanan dengan cita rasa nusantara. (Foto: Kemenhaj)

Makkah, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan makanan siap santap atau ready to eat (RTE) untuk jemaah haji Indonesia selama puncak ibadah haji sudah tersedia. Jemaah akan menerima 15 porsi makanan dengan cita rasa nusantara.

Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji Kemenhaj, Jaenal Effendi, usai rapat bersama penyedia layanan konsumsi di Makkah, Jumat (15/5/2026) malam waktu setempat.

Rapat tersebut membahas kesiapan distribusi makanan ready to eat bagi jemaah haji Indonesia selama fase puncak haji di Arab Saudi.

Distribusi Makanan Mulai 23 Mei 2026

Jaenal menjelaskan, dapur penyedia konsumsi di Makkah akan memasok makanan pada 7, 8, dan 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Jadwal itu bertepatan dengan 24, 25, dan 30 Mei 2026.

Kemenhaj juga melakukan pengecekan rutin guna memastikan makanan siap santap terdistribusi ke seluruh hotel jemaah Indonesia pada 6 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau 23 Mei 2026.

“Dari dapur, paket makanan siap santap akan didistribusikan ke seluruh hotel yang ada. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik sehingga jemaah bisa tenang menjalankan ibadah. Masih ada waktu sampai tanggal 6 Dzulhijjah untuk menyiapkan segala sesuatunya,” ujar Jaenal saat diwawancarai tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Jumat (15/5/2026).

Rangkaian puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) akan berlangsung mulai 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau Senin, 25 Mei 2026. Pada fase itu, jemaah mulai bergerak dari Makkah menuju Arafah untuk menjalani wukuf.

Konsumsi Selama Armuzna Disiapkan Syarikah

Mulai 8 Dzulhijjah siang hingga 13 Dzulhijjah pagi, konsumsi jemaah saat berada di Arafah hingga Mina akan disediakan syarikah atau perusahaan layanan haji Arab Saudi, yakni Rakeen Mashariq dan Albait Guest.

Baca Juga : 

Setelah jemaah kembali ke hotel di Makkah, konsumsi kembali disediakan dapur-dapur mitra Kemenhaj.

“Ini sudah selesai, sudah siap untuk didistribusikan,” kata Jaenal.

Menu Nusantara untuk Obati Rindu Tanah Air

Jaenal juga mengungkap sejumlah menu yang akan disajikan kepada jemaah haji Indonesia selama puncak haji. Seluruh makanan disiapkan dengan cita rasa nusantara agar sesuai dengan selera jemaah.

“Menunya tentu cita rasa Indonesia, khas. Ada rendang, ada telurnya, macam-macam,” ujarnya.

Menurut Jaenal, menu bercita rasa Indonesia sudah disajikan sejak awal jemaah menerima konsumsi di hotel.

Kemenhaj melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus memastikan kualitas menu nusantara tetap terjaga. Pengawasan dilakukan mulai dari bahan baku hingga keterlibatan juru masak asal Indonesia di dapur penyedia konsumsi.

“Sampai hari ini, tiga poin utama bagi para dapur sudah dipenuhi, yakni cita rasa Indonesia bagus, gramasi bagus, dan pengiriman tepat waktu ke hotel-hotel jemaah haji,” ujar Jaenal.

Kemenhaj Terus Lakukan Pengawasan

Selain memastikan distribusi berjalan lancar, Kemenhaj juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi langsung ke dapur penyedia konsumsi jemaah haji.

Menurut Jaenal, pengawasan tersebut menjadi bagian dari profesionalitas pelaksanaan kontrak bersama penyedia layanan konsumsi.

“Karena ini tahun pertama penyelenggaraan ibadah haji oleh Kemenhaj, mohon agar solid,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB