Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Penulis -

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj Sumbar menyiapkan satgas dan posko pengawasan travel umrah di BIM. (Foto: Kemenhaj Sumbar)

Kemenhaj Sumbar menyiapkan satgas dan posko pengawasan travel umrah di BIM. (Foto: Kemenhaj Sumbar)

Padang, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat pengawasan terhadap keberangkatan jemaah umrah melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Langkah tersebut muncul setelah temuan dalam inspeksi mendadak keberangkatan jemaah umrah di BIM. Kemenhaj Sumbar kini menyiapkan posko pengawasan sekaligus membentuk satuan tugas (satgas) lintas instansi.

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, mengatakan pengawasan bertujuan memperkuat perlindungan bagi jemaah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura agar disediakan posko Kementerian Haji di sini,” kata Rifki saat sidak keberangkatan jemaah umrah di BIM, Rabu (30/9/2026).

Posko Pengawasan Disiapkan di BIM

Menurut Rifki, keberadaan posko akan memudahkan petugas memantau proses keberangkatan jemaah. Posko juga menjadi titik koordinasi Kemenhaj dengan sejumlah instansi yang bertugas di kawasan bandara.

Selain posko, Kemenhaj Sumbar menyiapkan satgas pengawasan penyelenggaraan perjalanan umrah. Tim tersebut akan melibatkan Kemenhaj, kepolisian, Angkasa Pura, dan imigrasi.

“Kami juga akan membentuk satgas yang diisi Kementerian Haji, kepolisian, Angkasa Pura dan imigrasi. Semuanya akan terlibat aktif dalam pengawasan penyelenggaraan umrah,” ujarnya.

Setiap instansi nantinya menjalankan fungsi pengawasan sesuai kewenangan masing-masing. Koordinasi lintas lembaga diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap proses penyelenggaraan perjalanan umrah.

Kemenhaj Soroti Legalitas Kantor Cabang Travel

Pengawasan tidak hanya menyasar keberangkatan jemaah di bandara. Kemenhaj Sumbar juga meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) melaporkan keberadaan kantor cabang yang beroperasi di Sumbar.

Rifki mengatakan laporan tersebut penting agar Kemenhaj dapat mengetahui aktivitas kantor cabang dan memastikan operasionalnya memenuhi ketentuan.

“Saat ini ada beberapa travel umrah cabang yang sudah melakukan aktivitas di Sumbar tetapi belum mengantongi izin operasional. Tentu ini akan sulit bagi Kemenhaj untuk melakukan pengawasan,” tegas Rifki.

Baca Juga :  437 Petugas Diberangkatkan ke Saudi, Irjen Minta Petugas Jaga Kekompakan dan Persahabatan

Temuan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam penguatan pengawasan perjalanan umrah di Sumbar. Kemenhaj mendorong seluruh penyelenggara memenuhi ketentuan perizinan sebelum menjalankan aktivitas.

Jemaah Diminta Cek Legalitas PPIU

Rifki juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru memilih travel umrah. Calon jemaah perlu memastikan legalitas PPIU sebelum melakukan pendaftaran.

Selain memeriksa legalitas penyelenggara, jemaah perlu memahami layanan yang tercantum dalam perjanjian perjalanan. Jika menemukan layanan yang tidak sesuai kesepakatan, jemaah dapat menyampaikan laporan kepada pihak berwenang.

Penguatan pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenhaj Sumbar menindaklanjuti persoalan dalam penyelenggaraan perjalanan umrah sekaligus meningkatkan perlindungan bagi masyarakat. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB