Padang, Javanusa—Jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) pertama tiba dengan selamat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pukul 19.17 WIB, Rabu (3/6/2026).
Kedatangan jemaah disambut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat, M. Rifki. Hadir juga Kepala Kankemenhaj Padang Zulfahmi bersama seluruh unsur PPIH.
Rifki menyampaikan Kloter 1 berasal dari jemaah Kota Padang. Dari 391 jemaah yang berangkat, sebanyak 390 orang kembali ke Tanah Air. Satu jemaah bernama Busnar Jamaran masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.
Rifki menegaskan proses pemulangan berjalan lancar sesuai prosedur PPIH Debarkasi Padang. Seluruh instansi terkait ikut mendukung kelancaran layanan kedatangan jemaah.
“Alhamdulillah, jemaah tiba dalam keadaan selamat,” ujar Rifki.
Ia juga mendoakan jemaah yang sakit agar segera pulih dan kembali ke Tanah Air. Proses turun dari pesawat hingga melewati garbarata berlangsung tertib dan nyaman.
Rifki menyebut layanan kedatangan memberi kenyamanan setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi. Ia juga menyapa dan berdialog langsung dengan sejumlah jemaah di BIM. Dari hasil dialog, mayoritas jemaah menyatakan puas terhadap pelayanan ibadah haji.
“Seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dan mereka kembali dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Suasana Haru dan Testimoni Jemaah
Suasana haru terlihat saat jemaah tiba di Bandara Internasional Minangkabau. Banyak jemaah bersyukur dapat kembali ke kampung halaman dengan selamat.
Salah satu jemaah, Atika (27), mengaku mendapatkan pelajaran berharga selama berhaji. Ia menilai ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang kuat.
“Haji membutuhkan tenaga ekstra karena seluruh rangkaian ibadah memerlukan fisik kuat,” ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda menunaikan haji sejak usia muda jika mampu. Atika mengaku sangat bersyukur dapat menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji.
Proses di Asrama Haji Padang
Setelah turun dari pesawat, jemaah langsung menuju bus yang telah disiapkan. Petugas Imigrasi melakukan pemeriksaan dan stempel paspor di dalam bus.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses layanan kedatangan jemaah. Sesampainya di Asrama Haji Padang, jemaah mengikuti prosesi penyambutan resmi.
PPIH Debarkasi Padang kemudian menyerahkan jemaah kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Selanjutnya, jemaah diserahkan ke pemerintah daerah masing-masing untuk dipulangkan.
Kepulangan Kloter 1 menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang 1447 H/2026 M. Ribuan jemaah asal Sumatera Barat dan Bengkulu akan pulang bertahap dalam beberapa pekan ke depan. (*/red)






