Tak Sekadar Menyegarkan, Ini 8 Manfaat Lemon untuk Kesehatan

Penulis -

Rabu, 2 September 2026 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi air lemon. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi air lemon. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Lemon memiliki kandungan air yang tinggi dan sejumlah zat gizi penting. Berdasarkan data Panganku, setiap 100 gram lemon mengandung 34 kilokalori dan 92,2 gram air.

Buah ini juga menyediakan 50 mg vitamin C, 23 mg kalsium, 140 mg kalium, serta 20 mg fosfor. Selain itu, terdapat natrium, zinc, vitamin B2, dan serat dalam jumlah tertentu.

Kandungan tersebut membuat lemon tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memiliki komponen yang bersifat antioksidan, antiradang, dan berpotensi mendukung proses antiaging.

1. Membantu menjaga kesehatan pencernaan

Salah satu manfaat lemon untuk kesehatan berkaitan dengan sistem pencernaan. Air lemon dapat membantu memperlancar buang air besar sehingga berpotensi mencegah sembelit.

Menurut Cleveland Clinic, kandungan asam dan pektin pada lemon dapat membantu proses penguraian makanan di dalam lambung.

Anda dapat mencampurkan perasan lemon dengan air hangat. Namun, konsumsi daging buahnya juga penting untuk memperoleh serat secara lebih optimal.

2. Mendukung sistem kekebalan tubuh

Lemon dikenal sebagai salah satu buah dengan kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Nutrisi ini berperan penting dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

Vitamin C juga membantu tubuh menghadapi paparan infeksi dan memiliki peran dalam berbagai proses fisiologis. Tubuh tidak mampu memproduksi vitamin C sendiri sehingga kebutuhan tersebut perlu dipenuhi melalui makanan.

3. Berpotensi menjaga kesehatan jantung

Konsumsi buah sitrus juga dikaitkan dengan kesehatan jantung. Vitamin C serta senyawa flavonoid dalam lemon berpotensi memberikan manfaat terhadap faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Studi dalam Oxidative Medicine and Cellular Longevity pada 2019 menyebut flavonoid buah sitrus, termasuk hesperidin dan diosmin, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Kadar kolesterol yang tinggi sendiri merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Karena itu, lemon dapat menjadi bagian dari pola makan sehat yang seimbang.

Baca Juga :  Mengenal Hormon Ghrelin, Pengatur Rasa Lapar dan Berat Badan
4. Membantu mencegah anemia defisiensi besi

Lemon mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan zat besi dapat mengganggu produksi hemoglobin dan menyebabkan anemia defisiensi besi.

Kondisi tersebut dapat menimbulkan keluhan seperti mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan tubuh terasa lemas.

Menariknya, manfaat lemon juga berasal dari vitamin C. Vitamin tersebut dapat membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan dengan lebih baik.

5. Membantu mengontrol asupan makanan

Air lemon sering digunakan sebagai bagian dari pola makan untuk menurunkan berat badan. Namun, belum ada bukti bahwa air lemon secara langsung mampu membakar lemak tubuh.

Minuman berbahan lemon dan air dapat membantu meningkatkan asupan cairan serta memberikan sensasi kenyang. Efek tersebut berpotensi membantu seseorang mengurangi keinginan makan secara berlebihan.

Karena itu, lemon sebaiknya tidak dianggap sebagai minuman pembakar lemak. Penurunan berat badan tetap membutuhkan pengaturan pola makan dan aktivitas fisik.

6. Mendukung kesehatan tulang dan otot

Kalsium dan kalium menjadi dua mineral yang terdapat dalam lemon. Keduanya memiliki fungsi penting dalam menjaga berbagai proses tubuh.

Kalsium berperan dalam pemeliharaan tulang, sedangkan kalium dibutuhkan untuk fungsi otot dan keseimbangan cairan. Kalium juga berkaitan dengan pengaturan tekanan darah.

Meski demikian, jumlah mineral dalam lemon tidak cukup untuk menggantikan sumber utama kalsium dan kalium dalam pola makan sehari-hari.

7. Membantu menjaga kesehatan kulit

Vitamin C dalam lemon memiliki peran dalam pembentukan kolagen. Protein ini membantu mempertahankan struktur dan elastisitas kulit.

Selain vitamin C, kandungan air yang tinggi membuat lemon turut berkontribusi terhadap asupan cairan tubuh. Hidrasi yang cukup penting untuk mempertahankan kondisi kulit.

Baca Juga :  Program MBG Libatkan 160 Juta Petani-Peternak, NTP Februari 2026 Capai Rekor 125,45

Namun, manfaat tersebut lebih tepat diperoleh melalui konsumsi sebagai bagian dari pola makan. Penggunaan perasan lemon secara langsung pada kulit justru dapat menimbulkan iritasi pada sebagian orang.

8. Berpotensi menurunkan risiko batu ginjal

Asam sitrat menjadi salah satu komponen lemon yang menarik perhatian dalam kaitannya dengan batu ginjal. Senyawa ini dapat membantu menghambat pembentukan kristal tertentu di saluran kemih.

Menurut Clinical Medicine pada 2022, rendahnya kadar sitrat dalam urine dapat menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan pembentukan batu ginjal.

Konsumsi lemon juga berpotensi meningkatkan kadar sitrat urine. Namun, lemon bukan pengobatan utama untuk batu ginjal dan penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Cara mengonsumsi lemon dengan lebih aman

Rasa asam yang kuat membuat sebagian orang memilih mencampurkan lemon dengan air. Anda dapat menggunakan air hangat, madu, atau buah lain untuk membuat minuman yang lebih mudah dikonsumsi.

Lemon juga dapat digunakan sebagai bahan infused water. Jika ingin memperoleh serat, konsumsi bagian buahnya dan jangan hanya mengandalkan air perasan.

Pada dasarnya, manfaat lemon untuk kesehatan akan lebih optimal jika buah tersebut menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Waspadai konsumsi lemon berlebihan

Lemon memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga konsumsi berlebihan dapat menimbulkan masalah pada sebagian orang. Air lemon juga berpotensi memperburuk keluhan sariawan atau gejala penyakit refluks gastroesofagus (GERD).

Karena itu, orang yang sedang mengalami sariawan atau keluhan GERD sebaiknya membatasi konsumsi lemon. Jika muncul keluhan setelah mengonsumsinya, hentikan sementara dan konsultasikan dengan dokter. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru