Ia juga mengatakan, untuk bisa menjadi rumah sakit yang baik dan berkembang harus memiliki tiga prinsip tersebut.
Rumah sakit itu sama dengan rumah makan yang tidak tergantung tempatnya, namun tergantung mutu dan layanannya.
“Karena bagus layanannya di Padang Panjang mungkin orang dari jauh, luar Padang Panjang bisa datang ke sini untuk mendapatkan pelayanan yang baik. Begitu juga dengan rumah makan, berapa pun enaknya pasti akan didatangi juga oleh orang. Pelayanan ini menjadi prioritas bagi orang yang berobat,” tuturnya lagi.
Sementara itu, Gubernur Mahyeldi juga berterima kasih dan menyambut baik kepada RS Ibnu SIna yang telah berkontribusi guna meningkatkan pelayanan kesehatan dan juga menghadirkan tenaga-tenaga kesehatan di Sumbar.
Sehingga untuk tingkat pelayanan kesehatan di Sumbar untuk saat ini berada di posisi yang cukup baik.
RS Ibnu Sina memang memberikan pelayanan yang berbeda dengan rumah sakit lainnya. Yaitu begitu mendekatkan semangat yang ada di masyarakat Sumbar dengan pelayanannya yaitu pendekatan religius, spiritual.
“Sehingga yang namanya obat itu bukan hanya diakukan secara medis, namun juga melalui pendekatan spiritual, kegamaan. Dan itu dilakukan oleh RS Ibnu Sina,” ungkapnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






