Timwas DPR RI Soroti Peningkatan Layanan Haji 2026 di Madinah, Jemaah Lebih Nyaman dan Dimuliakan

Penulis -

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Timwas Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan rombongan saat kunjungan kerja ke Kantor PPIH Daerah Kerja Madinah, Senin (18/5/2026). (Foto: Kemenhaj)

Ketua Timwas Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan rombongan saat kunjungan kerja ke Kantor PPIH Daerah Kerja Madinah, Senin (18/5/2026). (Foto: Kemenhaj)

Madinah, Javanusa—Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M menghadirkan perubahan nyata dalam kualitas pelayanan jemaah Indonesia di Arab Saudi.

Pelayanan haji 2026 Madinah tidak hanya fokus teknis, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan kenyamanan jemaah.

Ketua Timwas Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan hal itu saat kunjungan kerja ke Kantor Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah, Senin (18/5/2026).

Rombongan Timwas DPR RI diterima langsung oleh Kepala PPIH Daker Madinah, Khalilurrahman. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh layanan jemaah berjalan optimal selama operasional haji berlangsung.

Peningkatan Signifikan Pelayanan Jemaah

Cucun menilai pelayanan haji tahun ini meningkat signifikan dibanding musim sebelumnya. Ia melihat petugas kini lebih ramah dan lebih dekat dengan jemaah.

“Yang kami lihat sekarang bukan hanya pelayanan administratif berjalan baik, tetapi juga bagaimana jemaah diperlakukan dengan penuh perhatian dan rasa hormat. Petugas hadir bukan sekadar bekerja, tetapi melayani dengan hati,” ujarnya.

Berdasarkan evaluasi tahap pertama operasional haji di Madinah, lebih dari 103 ribu jemaah telah tiba dan menerima layanan.

Timwas DPR RI menilai inovasi layanan memberi dampak langsung pada kenyamanan jemaah, terutama lansia dan kelompok rentan.

Akomodasi Hotel Premium untuk Jemaah Reguler

Perhatian juga tertuju pada peningkatan akomodasi jemaah reguler. Untuk pertama kalinya, banyak jemaah haji reguler Indonesia menempati hotel premium di kawasan Markaziyah dekat Masjid Nabawi.

Cucun menjelaskan, hotel yang sebelumnya identik dengan layanan haji khusus kini juga digunakan jemaah reguler. Ia menilai kebijakan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap kenyamanan jemaah.

“Ini menjadi sejarah baru. Jemaah reguler sekarang bisa merasakan fasilitas hotel yang selama ini identik dengan layanan premium. Artinya ada keseriusan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.

Baca Juga :  PPIH Embarkasi Padang Siap Sambut Jemaah Haji Kloter Perdana
Mecca Route Permudah Proses Kedatangan Jemaah

Timwas DPR RI juga menyoroti implementasi layanan Mecca Route atau fast track keimigrasian. Sistem ini dinilai semakin mempermudah perjalanan jemaah dari Indonesia.

Anggota Timwas Haji DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, menyebut layanan tersebut mempercepat proses kedatangan jemaah di Arab Saudi.

Melalui skema Mecca Route, pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan langsung di bandara keberangkatan di Indonesia.

Dengan begitu, jemaah tidak perlu mengantre panjang saat tiba di Arab Saudi. Jemaah kemudian dapat langsung menuju hotel atau lokasi tujuan.

“Manfaatnya sangat dirasakan jemaah, terutama lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Setelah tiba, jemaah bisa langsung beristirahat tanpa harus menjalani proses imigrasi yang panjang,” ujar Danang.

Sistem fast track juga membantu mengurangi kepadatan di bandara kedatangan. Mobilitas jemaah pun menjadi lebih lancar dan tertib.

Harapan Peningkatan Layanan Haji ke Depan

Timwas DPR RI berharap peningkatan layanan seperti Mecca Route terus diperluas pada musim haji mendatang.
Penguatan pendampingan jemaah dan peningkatan standar akomodasi juga menjadi perhatian utama.

Cucun menegaskan perubahan layanan haji 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan umat.

“Negara benar-benar hadir untuk melayani jemaah. Semangatnya bukan hanya menjalankan operasional haji, tetapi memastikan jemaah merasa aman, nyaman, dan dimuliakan selama beribadah,” tandasnya. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB