Transformasi Kemenhaj: Faturoh Digital Perkuat Pengawasan dan Distribusi Konsumsi Jemaah Haji di Madinah

Penulis -

Jumat, 24 April 2026 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faturoh digital memperkuat pengawasan dan distribusi konsumsi jemaah haji di Madinah. (Foto: Kemenhaj)

Faturoh digital memperkuat pengawasan dan distribusi konsumsi jemaah haji di Madinah. (Foto: Kemenhaj)

Madinah, Javanusa—Distribusi konsumsi jemaah haji Indonesia di Madinah pada 2026 kini memanfaatkan sistem digital. Langkah ini bertujuan meningkatkan ketertiban dan akurasi penyaluran makanan kepada jemaah.

Kepala Bidang Konsumsi PPIH Arab Saudi 2026, Indri Hapsari, menjelaskan pengelolaan konsumsi terintegrasi dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Haji dan Umrah. Sistem tersebut terhubung dengan faturoh digital berbasis web yang memudahkan pemantauan.

“Dengan memanfaatkan bantuan dari Pusdatin, pengawasan distribusi konsumsi bisa dilakukan secara real-time. Ini membantu memastikan setiap jemaah mendapatkan haknya sesuai ketentuan,” ujarnya, Kamis (23/04).

Sistem Scan Perkuat Akurasi Distribusi

Indri menjelaskan, petugas lapangan mengatur pengambilan konsumsi melalui ketua rombongan atau ketua regu di masing-masing hotel. Mereka menggunakan sistem pemindaian (scan) untuk mencatat setiap pengambilan secara digital.

“Pengambilan konsumsi dilakukan oleh ketua rombongan atau ketua regu dengan menggunakan sistem scan. Jadi semua tercatat dan bisa dipantau,” kata Indri.

Sistem ini mendorong ketertiban distribusi sekaligus mengurangi potensi kesalahan penyaluran. Selain itu, petugas dapat memantau proses distribusi secara langsung melalui sistem yang terintegrasi.

Kualitas Makanan Tetap Jadi Prioritas

Di sisi lain, penyedia layanan tetap menjaga kualitas makanan bagi jemaah. Dapur katering yang memenuhi standar memproduksi konsumsi, lalu mendistribusikannya secara terjadwal ke hotel tempat jemaah menginap.

Melalui dukungan teknologi dan pengawasan terintegrasi, layanan konsumsi di Madinah dapat berjalan lebih efektif dan transparan. Sistem ini juga mendukung kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah haji. (*/red)

Baca Juga :  Kemenhaj Buka Peluang Produk Perikanan Baubau Masuk Rantai Pasok Haji, Ditjen PE2HU Siapkan Business Matching

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:55 WIB

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru