Usia 103 Tahun Tak Surutkan Langkah Mbah Mardi ke Tanah Suci

Penulis -

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbah Mardi berusia 103 tahun berangkat dari Madinah menuju Makkah untuk menjalani umrah wajib sekaligus mempersiapkan diri menghadapi puncak haji di  Armuzna. (Foto: Kemenhaj)

Mbah Mardi berusia 103 tahun berangkat dari Madinah menuju Makkah untuk menjalani umrah wajib sekaligus mempersiapkan diri menghadapi puncak haji di Armuzna. (Foto: Kemenhaj)

Madinah, Javanusa—Semangat menunaikan ibadah haji tetap terpancar dari Mardijiyono meski usianya telah mencapai 103 tahun.

Jemaah asal Indonesia yang akrab disapa Mbah Mardi itu berangkat dari Madinah menuju Makkah menggunakan kursi roda untuk menjalani umrah wajib sekaligus mempersiapkan diri menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Mbah Mardi berangkat bersama kloter YIA 9 dari Hotel Makarem Haram View Suites Madinah pada Senin sore sekitar pukul 16.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Petugas mendampingi proses keberangkatannya hingga menuju bus rombongan.

Sejak sekitar pukul 15.30 WAS atau menjelang salat Ashar, Mbah Mardi sudah berada di dalam bus bersama sejumlah jemaah lanjut usia lainnya.

Mereka menunggu proses keberangkatan menuju Makkah, sementara sebagian jemaah lain masih melaksanakan salat Ashar di Masjid Nabawi.

Petugas membantu mobilitas Mbah Mardi mulai dari hotel hingga naik ke bus yang membawa rombongan menuju Bir Ali untuk mengambil miqat dan niat ihram.

Kloter Berangkat Lebih Cepat

Ketua Sektor 1 Madinah, Ramlan Sudarto, mengatakan kloter YIA 9 berangkat lebih cepat dari jadwal semula karena seluruh jemaah telah siap diberangkatkan.

“Kalau semua jemaah sudah masuk bus, jumlahnya sudah dicek dan siap berangkat, maka lebih baik diberangkatkan lebih awal agar tidak terlalu lama menunggu di dalam bus,” ujar Ramlan, Rabu (13/5/2026).

Rombongan YIA 9 dijadwalkan singgah di Masjid Dzulhulaifah atau Bir Ali untuk mengambil niat ihram sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makkah.

Jemaah yang mampu dapat melaksanakan salat sunnah di masjid. Sementara itu, jemaah lansia dan pengguna kursi roda tetap berada di dalam bus selama proses pengambilan miqat.

Kondisi Kesehatan Mbah Mardi Stabil

Sebelumnya, Mbah Mardi sempat menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Namun, kondisi kesehatannya kini dinyatakan stabil.

Baca Juga :  Kemenhub Tegur Keras Garuda Indonesia, Minta Perbaiki Layanan Haji 2024

Selama masa pemulihan, Mbah Mardi tetap kooperatif dan memiliki nafsu makan yang baik.

“Makanannya enak, saya suka,” ujar Mbah Mardi singkat.

Selama berada di Madinah, Mbah Mardi juga menjalani sejumlah rangkaian ibadah. Ia melaksanakan salat di Masjid Nabawi serta berziarah ke Raudhah dan makam Rasulullah SAW.

Semangat Jemaah Lansia Indonesia

Di balik tubuh renta yang kini bergantung pada kursi roda, tersimpan semangat dan keteguhan yang menginspirasi. Mbah Mardi mengaku selalu berusaha hidup dengan ikhlas dan bahagia dalam kondisi apa pun. Ia juga menyebut tidak pernah merokok sepanjang hidupnya.

Perjalanan menuju Makkah yang dijalani Mbah Mardi menjadi gambaran semangat jemaah lansia Indonesia dalam memenuhi panggilan haji.

Dengan pendampingan petugas serta perhatian terhadap kondisi kesehatannya, Mbah Mardi kini bersiap menjalani fase terpenting ibadah haji di Tanah Suci. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB