Padang, Javanusa—Perjalanan jemaah haji Embarkasi Padang menuju Tanah Suci resmi dimulai. Jemaah haji kloter pertama tiba di Asrama Haji Tabing Padang pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Sebanyak 10 bus mengantar jemaah asal Kota Padang. Bus tersebut masuk satu per satu ke kompleks asrama haji. Kedatangan ini sekaligus menandai dimulainya operasional haji Embarkasi Padang tahun 1447H/2026M.
Setelah tiba, jemaah langsung mengikuti layanan One Stop Service (OSS). Petugas melayani pemeriksaan kesehatan secara cepat dan terarah.
Selain itu, petugas membagikan gelang identitas, paspor, manifes, kartu nusuk, dan living cost. Panitia juga menempatkan jemaah ke kamar yang sudah disiapkan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, menyampaikan jumlah jemaah kloter pertama.
Kloter ini terdiri dari 391 jemaah, termasuk empat petugas kloter, petugas haji daerah, dan pembimbing KBIHU.
“Seharusnya jemaah kloter 1 berjumlah 393 orang, namun dua jemaah tertunda keberangkatannya karena alasan kesehatan,” ujar Rifki di sela kedatangan jemaah.
Dua Kursi Kosong Diisi Kloter Berikutnya
Rifki menjelaskan, dua kursi kosong atau open seat akan diisi pada kloter berikutnya. Panitia menyesuaikan pengisian tersebut dengan kesiapan jemaah.
“Insya Allah jemaah yang tertunda akan diberangkatkan pada kloter selanjutnya,” katanya.
Jadwal Keberangkatan ke Madinah
Jemaah kloter pertama dijadwalkan berangkat ke Madinah pada Jumat (24/4/2026) pukul 01.05 WIB.
Proses boarding dimulai lebih awal pada pukul 22.00 WIB di Asrama Haji.
“Sekitar lima jam sebelum keberangkatan, seluruh proses boarding sudah dilakukan di asrama. Nanti suasananya akan seperti terminal keberangkatan internasional,” ujar Rifki.
Petugas memperketat pengamanan pada seluruh proses keberangkatan. Pemeriksaan menggunakan X-ray dan pengawasan petugas bandara berjalan ketat.
Rifki mengimbau jemaah mematuhi aturan keselamatan penerbangan. Ia juga meminta jemaah tidak membawa barang yang menghambat pemeriksaan.
“Kami mengimbau jemaah mematuhi aturan keselamatan penerbangan,” tegasnya.
Total Jemaah Embarkasi Padang 5.402 Orang
Embarkasi Padang tahun ini memberangkatkan total 5.402 jemaah. Jemaah berasal dari Sumatera Barat dan Bengkulu.
Mereka terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter). Sebagian jemaah Bengkulu tidak melalui Asrama Haji Padang. Mereka langsung menuju bandara dari daerah asal sesuai skema keberangkatan.
Target Kuota Haji Terserap Optimal
Rifki menegaskan target utama adalah penyerapan kuota secara optimal. Jika terdapat kekosongan, panitia akan mengisi pada kloter berikutnya.
“Target kita seluruh kuota dapat terserap optimal. Jika ada kekosongan, akan diisi pada kloter berikutnya,” katanya.
Sebagai rangkaian kegiatan, kloter pertama akan dilepas secara resmi. Gubernur Sumatera Barat dijadwalkan melepas jemaah pada Kamis (23/4/2026) pukul 16.00 WIB.
Acara berlangsung di Asrama Haji Tabing Padang. Momen ini menjadi tahap akhir sebelum jemaah berangkat ke Tanah Suci pada dini hari. (*/red)






