Syafira Penerima Kartu Padang Juara: Semangat Sekolah Kian Berkobar, Bercita-cita Jadi Dokter

Penulis -

Sabtu, 12 Juli 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syafira Ichwansyah Putri, salah satu penerima Kartu Padang Juara di SMPN 2 Padang. (Foto: Diskominfo Padang)

Syafira Ichwansyah Putri, salah satu penerima Kartu Padang Juara di SMPN 2 Padang. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Langkah kaki Syafira Ichwansyah Putri lebih cepat. Sedangkan wanita paruh baya yang berada di sampingnya tak kuasa mengimbangi kecepatannya. Syafira ingin segera tiba di sekolah baru.

“Ayo cepat bunda, Fira tak sabaran,” ujar Syafira ke bundanya.

Pagi itu Syafira dan bundanya harus datang ke sekolah barunya, SMPN 2. Dirinya bakal menerima Kartu Padang Juara, seragam dan LKS gratis.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkannya kepada ratusan siswa kelas VII, Jumat (11/7/2025).

“Cepat bunda, nanti kalau terlambat, bisa tak bertemu pak wali kota,” kata Syafira sambil terus menggamit tangan bundanya.

Syafira diterima di SMPN 2 Padang. Gadis cantik itu lulus jalur afirmasi pada SPMB kemarin. Allah SWT sudah menggariskan Syafira untuk menimba ilmu di sekolah favorit itu.

Syafira anak piatu yang telah lama kehilangan ibu kandungnya. Sejak selesai Taman Kanak-Kanak, Syafira tak lagi punya ibu.

“Setelah ibunya berpulang, kami yang membesarkan Syafira bersama-sama,” ungkap Rini Ismaniar yang selama ini dipanggil bunda oleh Syafira.

Rini merupakan adik kandung ayah Syafira. “Induak Bako” nya itu begitu sayang kepada Syafira. Kasih sayangnya tercurah hebat. Sudah seperti ke anak sendiri.

Ayah Syafira memang jarang berada di Padang. Sebab ayahnya bekerja sebagai sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Ketika “menambang”, ayahnya sampai ke Jawa sana.

“Kalau bus sedang rusak, ayahnya di Solok, karena beristri orang sana,” ungkap Rini.

Ibu kandung Syafira mengalami sakit setelah melahirkan Syafira. Rini menceritakan ketika Syafira dilahirkan, butuh 100 kantong darah untuk menaikkan kembali trombosit ibunya itu.

“Beberapa tahun setelah itu, ketika Syafira tamat TK, ibunya wafat,” kenang Rini.

Praktis sejak saat itu, Syafira dibesarkan Rini. Wanita yang dulunya bekerja sebagai pramuniaga itu menyiapkan segala sesuatu keperluan Syafira di rumah maupun sekolah. Ketika kesulitan, Rini minta bantuan kepada saudara-saudaranya yang lain.

Baca Juga :  Picu Kemacetan, Satpol PP Padang Bongkar Bangunan Liar di Pasar Pagi Parak Laweh

“Kami semua ‘badoncek’ (mengumpulkan uang bersama-sama) asalkan Syafira bisa terus sekolah,” ungkap Rini.

Perhatian lebih itu tak membuat Syafira menjadi anak yang manja. Syafira justru tekun belajar. Saat bersekolah di SD 27 Olo, Syafira kerap meraih juara kelas. Kadang juara II, sesekali juara III.

“Di sekolah, Syafira selalu menggembirakan kami dengan prestasi yang diraihnya, Syafira punya cita-cita ingin jadi dokter, mungkin karena waktu kecil sering melihat mendiang ibunya dirawat di rumah sakit,” ungkap Rini.

Selasa pagi itu, Syafira terpanggil untuk menerima Kartu Padang Juara. Syafira menerima itu karena memang selama ini masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

“Selama ini kami memang mengeluhkan mahalnya biaya beli seragam, LKS maupun peralatan sekolah lainnya. Dengan program pak wali kota ini, kami sangat terbantu. Kami tidak lagi memikirkan biaya beli seragam, LKS dan lainnya,” ujar Rini.

Sepulang dari sekolah barunya, Syafira nampak ceria. Tas besar berisi baju-baju seragam gratis itu disimpannya. Cita-cita menjadi dokter terus digantungkannya. Doa dari orang-orang terkasih selalu dilangitkan.

Mulai Senin (14/7/2025) depan, Syafira akan melanjutkan perjuangannya di SMPN 2 Padang.

Belajar lebih tekun untuk meraih cita-citanya. Menjadi dokter terbaik, terutama bagi keluarga “Bako” yang telah berjasa membesarkannya. (Charlie Ch. Legi/Diskominfo Padang)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Alee Rilis Single Apa Kabarmu?, Angkat Rindu yang Kembali Setelah Perpisahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

BLINGOUTKID Rilis Single Freak Like Me, Kisah Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:03 WIB

satchi! Rilis All the Almost, Lagu Indie-Folk tentang Cinta yang Tak Kunjung Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Berita Terbaru