Pasbar, Javanusa—Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Ny. Sifrowati Yulianto, bersama TP-PKK Nagari Aua Kuniang serta stakeholder terkait, kembali menebar kepedulian lewat program Jumat Berkah, Jumat (10/10).
Dalam kegiatan itu, mereka menyalurkan santunan berupa uang tunai kepada 22 siswa yatim di SDN 05 Pasaman.
Ketua TP-PKK Pasbar, Ny. Sifrowati Yulianto, mengimbau agar bantuan yang diterima siswa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan sekolah. Ia menegaskan TP-PKK akan terus hadir membantu masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia (lansia).
“Di bawah kepemimpinan Pak Wali dan kerja sama tim PKK, semoga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Ke depan, kami berharap PKK juga dapat membantu para lansia, baik yang berada di rumah maupun di yayasan,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan itu, ia berharap kegiatan sosial seperti Jumat Berkah terus berjalan dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Rutin Menebar Kepedulian
Ketua TP-PKK Nagari Aua Kuniang, Rosmal Fitra, menjelaskan bahwa Jumat Berkah merupakan program keagamaan yang rutin digelar.
Dalam kegiatan ini, selain penyaluran santunan kepada anak yatim piatu, juga dilaksanakan berbagai program Pokja PKK lainnya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tuturnya.
Program tersebut sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara PKK nagari dan masyarakat melalui kegiatan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Penjabat Wali Nagari Aua Kuniang, Hendro, menyambut baik inisiatif TP-PKK Pasbar. Ia menilai kegiatan Jumat Berkah menjadi bukti nyata bahwa PKK hadir sebagai mitra pemerintah nagari dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.
“Hadirnya program PKK seperti Jumat Berkah ini menjadi bukti nyata peran TP-PKK dalam melayani dan membantu masyarakat Aua Kuniang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SDN 05 Pasaman, Rukiyah, mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan dan perhatian TP-PKK Pasbar serta PKK Nagari Aua Kuniang. Ia menyebutkan, sebanyak 22 siswa menerima santunan dalam kegiatan tersebut.
“Selain program Jumat Berkah, hari ini juga dilaksanakan kegiatan Membaca Nyaring bagi siswa kelas IV, V, dan VI untuk mengurangi kebiasaan anak bermain gawai secara berlebihan,” jelasnya.
Kegiatan Jumat Berkah tidak hanya menjadi wadah berbagi, tetapi juga sarana menanamkan nilai empati sosial sejak dini. Dengan melibatkan sekolah dan masyarakat, TP-PKK berharap kegiatan serupa terus tumbuh dan menginspirasi nagari lain di Pasaman Barat. (*/red)






