Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan Listrik Aman Jelang Nataru, Fokus Pemulihan Energi di Wilayah Bencana

Penulis -

Senin, 22 Desember 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil dalam konferensi pers “Kesiapan Sektor ESDM Menghadapi Periode Nataru” di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/12/2025). (Foto: Kementerian ESDM)

Menteri ESDM Bahlil dalam konferensi pers “Kesiapan Sektor ESDM Menghadapi Periode Nataru” di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/12/2025). (Foto: Kementerian ESDM)

Jakarta, Javanusa—Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan energi nasional berada dalam kondisi terkendali meski sejumlah wilayah Sumatra terdampak bencana alam.

Pemerintah, kata Bahlil, tetap memprioritaskan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran pasokan energi selama libur Natal dan Tahun Baru. Fokus utama juga diarahkan pada percepatan pemulihan sektor energi di daerah terdampak bencana.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil dalam konferensi pers “Kesiapan Sektor ESDM Menghadapi Periode Nataru” di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Stok BBM di Atas Batas Minimum Nasional

Bahlil menjelaskan, pemerintah memastikan ketahanan Bahan Bakar Minyak (BBM) berada di atas standar minimum nasional. Ketahanan Pertalite (RON 90) tercatat mencapai 19 hari, melampaui ambang minimal 17–18 hari.

Untuk bensin RON 92, ketahanan stok berada di atas 23 hari. Sementara RON 95 bahkan mencapai lebih dari 31 hari.

Jenis solar juga berada dalam kondisi aman. Solar subsidi CN48 memiliki ketahanan sekitar 15 hari, sedangkan solar non-subsidi CN53 mencapai 25 hari, dan avtur lebih dari 29 hari.

“Artinya, dari sisi stok BBM, cadangan nasional untuk Natal dan Tahun Baru insyaallah aman,” ujar Bahlil.

Stok LPG Nasional dalam Kondisi Aman

Selain BBM, pemerintah memastikan stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional juga terjaga. Hingga Jumat (19/12/2025), stok LPG nasional tercatat sebesar 314.394 metrik ton.

Dengan kebutuhan harian sekitar 25.832 metrik ton, ketahanan stok LPG nasional mencapai 12,17 hari. Angka tersebut dinilai cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Nataru.

Pasokan Listrik Nasional Tetap Stabil

Bahlil menegaskan kondisi kelistrikan nasional secara umum berada dalam kondisi normal. Pasokan energi primer untuk pembangkit listrik, baik BBM, gas, maupun batu bara, tersedia di atas 10 hari.

Baca Juga :  KKMP Kota Padang Diminta Segera Sediakan Lahan untuk Pembangunan Gerai

“Tidak ada kendala signifikan dari sisi bahan baku pembangkit,” kata Bahlil.

Kementerian ESDM juga memperkuat mitigasi kebencanaan geologi. Saat ini terdapat tiga gunung api berstatus siaga, yakni Gunung Lewotobi Laki-laki, Merapi, dan Semeru.

Selain itu, sebanyak 24 gunung api berada pada status waspada dan terus dipantau secara intensif oleh Badan Geologi.

Listrik di Sumbar dan Sumut Berangsur Pulih

Pemerintah memprioritaskan pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya Sumbar, Sumut, dan Aceh. Bahlil menyebut, kelistrikan di Sumatra Barat dan Sumatra Utara mulai pulih dalam waktu satu pekan pasca bencana.

Untuk Aceh, pasokan listrik di Kota Banda Aceh telah kembali normal sejak Kamis malam (18/12/2025). Daya listrik sebesar 120 megawatt telah kembali beroperasi seperti sebelum bencana.

Namun, masih terdapat empat kabupaten dengan kondisi kelistrikan di bawah 50 persen. Wilayah tersebut meliputi Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

“Kendala bukan pada pembangkit, tetapi pada infrastruktur jaringan tegangan rendah yang rusak akibat banjir,” jelas Bahlil.

Distribusi BBM dan LPG Gunakan Jalur Udara

Untuk wilayah yang akses daratnya masih terputus, pemerintah bersama PT Pertamina menyiapkan distribusi BBM dan LPG melalui jalur udara. Pengiriman dilakukan menggunakan helikopter dan pesawat Hercules.

Langkah ini diterapkan di wilayah seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal
Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi
Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak
Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen
Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru