Hujan Lebat Picu Batang Kuranji Meluap, Akses Tunggul Hitam Lumpuh, Ratusan Makam Terendam

Penulis -

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi makam di TPU Tunggul Hitam, Kota Padang, terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Kuranji, Jumat (2/1/2026). (Foto: Ist)

Kondisi makam di TPU Tunggul Hitam, Kota Padang, terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Kuranji, Jumat (2/1/2026). (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Hujan lebat yang turun tanpa jeda sejak Kamis malam (1/1/2026) hingga Jumat sore (2/1/2026) menyebabkan air sungai melimpah dan menggenangi sejumlah ruas jalan serta permukiman warga.

Tunggul Hitam menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling signifikan. Banjir merendam jalan utama yang menghubungkan Simpang Tunggul Hitam menuju Dadok Tunggul Hitam dan Kurao Pagang, sehingga aktivitas lalu lintas lumpuh hampir total.

Pantauan di lapangan menunjukkan ketinggian air berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter. Kondisi tersebut menyulitkan kendaraan roda dua dan mobil pribadi untuk melintas. Hanya kendaraan berukuran besar yang masih berani menerobos genangan dengan arus cukup deras.

Sejumlah pengendara sepeda motor terpantau nekat melintasi jalur tersebut, namun banyak yang akhirnya terpaksa berhenti akibat mesin kendaraan mati.

Riki (41), seorang pekerja yang hendak pulang ke rumah, mengaku motornya mogok setelah mencoba melewati genangan banjir.

“Saya kira masih aman dilewati, ternyata airnya cukup dalam sampai merendam mesin. Akhirnya motor mati di tengah jalan,” katanya.

Ia menuturkan, kejadian serupa dialami banyak pengendara lain yang terjebak banjir karena tidak memiliki alternatif jalur lain.

Untuk mengurai kepadatan dan mencegah kerusakan kendaraan, petugas mengarahkan arus lalu lintas melewati jalan di tepian sungai dekat TPU Tunggul Hitam. Meski demikian, sebagian pengendara memilih memutar arah demi menghindari risiko.

Luapan Sungai Batang Kuranji tidak hanya berdampak pada ruas jalan, tetapi juga merambah kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam. Pada Jumat sore sekitar pukul 17.35 WIB, ketinggian air di area pemakaman dilaporkan mencapai 30 hingga 80 sentimeter.

Genangan tersebut menenggelamkan ratusan makam, meninggalkan pemandangan nisan yang nyaris tak terlihat dan menyerupai hamparan air luas.

Baca Juga :  Sekdako Pariaman Buka MTQ Tingkat Anak-Anak se-Kota Pariaman

Nedya (39), warga sekitar, mengatakan air mulai naik dengan cepat sejak Jumat pagi seiring hujan deras yang mengguyur wilayah hulu.

“Sejak malam hujan terus turun. Air dari sungai meluap dan langsung masuk ke area pemakaman, lalu terus naik,” ujarnya.

Situasi ini memicu kekhawatiran warga yang bermukim di sepanjang bantaran Batang Kuranji, terutama di Kelurahan Air Tawar Timur, Kecamatan Padang Utara. Warga mulai melakukan upaya penyelamatan mandiri untuk mengamankan barang berharga.

Putri (34), salah seorang warga, menyebutkan air sudah mulai memasuki rumahnya dengan ketinggian sekitar mata kaki.

“Kami khawatir kalau air terus naik. Perabotan sudah kami pindahkan ke tempat lebih tinggi sebagai langkah antisipasi,” tuturnya.

Hingga Jumat sore, hujan masih mengguyur Kota Padang. Warga di kawasan rawan banjir diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi luapan susulan, khususnya jika curah hujan kembali meningkat. (*/red)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Fadly Amran Minta Pembangunan SDN 01 Pasar Laban Dipercepat, Mitigasi Banjir Diperkuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Kabut Asap, Disdikbud Padang Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh 9–10 Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Buka CSC Lustrum XII SMK SMTI Padang, Maigus Nasir Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Bunda PAUD Padang Dorong Pengenalan Manasik Haji Sejak Usia Emas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Porsematik 32 SMPN 32 Padang Ditutup, Maigus Nasir Dorong Siswa Kejar Prestasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:22 WIB

Guru TK Aisyiyah Padang Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kreativitas Mengajar

Selasa, 29 September 2026 - 18:01 WIB

Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, Tawarkan Beasiswa 100 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 08:17 WIB

340 Warga Sumbar Terima Beasiswa Sawit, Mahyeldi: Jangan Sia-siakan Kesempatan

Berita Terbaru