Industri Tekstil dan Alas Kaki Siap Penuhi Lonjakan Permintaan Ramadhan dan Idul Fitri

Penulis -

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Kemenperin)

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perindustrian memastikan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) serta alas kaki nasional siap memenuhi lonjakan permintaan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah. Kapasitas produksi diklaim optimal untuk menghadapi peningkatan konsumsi tahunan ini.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan industri TPT dan alas kaki nasional menunjukkan kinerja stabil.

“Berdasarkan koordinasi dengan pelaku usaha dan asosiasi, kapasitas produksi nasional siap memenuhi kebutuhan pasar domestik selama Ramadhan dan Idul Fitri,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Industri TPT dan alas kaki termasuk sektor manufaktur padat karya yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Tahun 2025, sektor TPT mencatat pertumbuhan PDB sebesar 3,55 persen (C-to-C) dan menyumbang 0,97 persen terhadap PDB nasional.

Rizky Aditya Wijaya, Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin, menjelaskan sektor TPT menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Pada Agustus 2025, jumlah pekerja mencapai 3,96 juta orang, naik dari 3,76 juta orang pada Februari 2025, menunjukkan peran industri ini sebagai penopang lapangan kerja manufaktur.

Kemenperin menerapkan sejumlah langkah strategis untuk menjamin kesiapan industri menghadapi lonjakan permintaan, antara lain: pemantauan kapasitas produksi, penguatan pasokan bahan baku, serta koordinasi distribusi dan logistik.

Pengawasan terhadap pemanfaatan kapasitas produksi tekstil, pakaian jadi, dan alas kaki dilakukan secara berkala.

Koordinasi dengan produsen bahan baku—serat, benang, kain, serta bahan alas kaki—diperkuat agar pasokan tetap lancar dan harga stabil. Pemerintah juga memperketat pengawasan terhadap impor pakaian bekas (thrifting) ilegal untuk melindungi industri dalam negeri, terutama UMKM.

Rizky menegaskan pengawasan peredaran pakaian bekas impor ilegal penting untuk menjaga keberlangsungan industri tekstil nasional dan memberi ruang bagi produk lokal berkembang di pasar domestik.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun, Dorong Kemandirian Industri Nasional

Laporan dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO) menunjukkan produksi beberapa segmen meningkat sejak awal 2026, khususnya busana muslim, kain sarung, pakaian anak, sepatu kasual, dan sandal.

Lonjakan permintaan ini juga mendorong penyerapan tenaga kerja tambahan untuk memenuhi pesanan.

Kemenperin menekankan komitmen memperkuat daya saing industri melalui peningkatan produktivitas, transformasi teknologi, penerapan industri 4.0, dan penguatan pasar domestik.

Pemerintah mendorong pelaku industri memanfaatkan platform digital untuk memperluas pemasaran dan memperkuat branding produk lokal.

Rizky optimistis industri TPT dan alas kaki nasional dapat memanfaatkan momentum Ramadhan dan Idul Fitri secara maksimal, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemandirian industri nasional. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal
Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi
Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak
Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen
Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru