Menteri PKP Tinjau Lahan Milik Angkasa Pura Seluas 1,61 Ha di Senen, Groundbreaking Rusun Ditargetkan Mei 2026

Penulis -

Senin, 30 Maret 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau lahan PT Angkasa Pura Indonesia di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (29/3/2026). (Foto: Kementerian PKP)

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau lahan PT Angkasa Pura Indonesia di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (29/3/2026). (Foto: Kementerian PKP)

Jakarta, Javanusa—Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau lahan seluas 1,61 hektare di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (29/3/2026). Lahan milik PT Angkasa Pura Indonesia itu disiapkan untuk pembangunan rumah susun (rusun) relokasi warga bantaran rel kereta api.

Peninjauan ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penyediaan hunian layak di kawasan padat perkotaan. Proyek ini melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), dan pihak swasta.

Menteri PKP menyatakan skema pembangunan rusun masih dalam pembahasan dan akan diputuskan melalui rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang dijadwalkan pada Rabu mendatang.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyatakan kesiapan mendukung percepatan perizinan agar proyek dapat segera berjalan.

“Kita bersinergi antara pemerintah pusat, Kementerian PKP, Danantara, BP BUMN, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota. Perizinan akan dibantu sepenuhnya oleh pemerintah daerah,” ujar Maruarar Sirait.

Sejumlah opsi pembangunan tengah dikaji. Salah satunya, Perum Perumnas merencanakan pembangunan 1.000 unit hunian dalam dua tower dengan pembiayaan APBN serta dukungan subsidi dan utilitas dari Pemprov DKI Jakarta.

Alternatif lain datang dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang menyatakan kesiapan membangun sembilan tower empat lantai dengan total 690 unit hunian, termasuk fasilitas ruang komunal dan gedung serbaguna.

Selain proyek rusun, Kementerian PKP juga menyiapkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di DKI Jakarta sebanyak 3.100 unit rumah pada 2026.

Program tersebut akan tersebar di lima wilayah kota administrasi masing-masing 600 unit serta 100 unit di Kepulauan Seribu.

Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menyampaikan dukungan terhadap program penyediaan hunian melalui optimalisasi aset BUMN di sejumlah kota besar, antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Tangerang, Bogor, Medan, Makassar, dan Denpasar.

Baca Juga :  Kenali 7 Gejala Asam Lambung Naik dan Cara Menanganinya

“Kami sedang memetakan aset BUMN di beberapa kota besar untuk dibangun dengan skema yang sama,” ujar Dony.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menyatakan pemerintah daerah akan mempercepat proses perizinan guna mendukung pelaksanaan pembangunan.

Berdasarkan hasil koordinasi awal, pembangunan rusun ditargetkan mulai dengan peletakan batu pertama pada Mei 2026. Skema pembiayaan dan pelaksanaan proyek akan diputuskan setelah rapat lintas kementerian dan BUMN.

Peninjauan lokasi turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati, Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia Mohammad Rizal Pahlevi, serta Plt. Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan. (*/red)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru