Kemenag Raih Penghargaan BKN sebagai Instansi Terbaik Implementasi 12 Kebijakan Pro-Karier ASN

Penulis -

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag raih penghargaan dari BKN. (Foto: Fadhlillah Hafizhan M/Kemenag)

Kemenag raih penghargaan dari BKN. (Foto: Fadhlillah Hafizhan M/Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Agama (Kemenag) meraih penghargaan sebagai salah satu dari tiga instansi terbaik dalam implementasi 12 kebijakan pro-karier Aparatur Sipil Negara (ASN) tingkat nasional.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menyerahkan penghargaan tersebut kepada Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, di Jakarta.

Penghargaan itu diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 BKN. Thobib Al Asyhar hadir mewakili Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam kegiatan tersebut.

Implementasi Kebijakan Pro-Karier Jadi Kunci Pengelolaan ASN

Menurut Thobib, Kementerian Agama mengelola sekitar 400 ribu ASN yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut menjadi tantangan besar dalam pengelolaan organisasi sekaligus pelaksanaan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Karena itu, Kemenag menilai implementasi 12 kebijakan pro-karier ASN yang diinisiasi BKN menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia aparatur. Kementerian memandang kebijakan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai regulasi administratif, tetapi juga menjadi fondasi untuk melindungi, memudahkan, dan meningkatkan kesejahteraan pegawai.

Thobib mengatakan kebijakan transformatif tersebut memberikan dampak besar bagi Kemenag yang memiliki jumlah pegawai sangat besar.

“Tentu ini menjadi kebanggaan besar bagi kami sebagai bagian dari organisasi yang berkomitmen penuh dan dinilai memberikan kontribusi terbaik. Dengan jumlah ASN Kemenag yang hampir mencapai 400 ribu orang, kebijakan pro-karier ini sangat membantu kami dalam menjaga ritme kerja organisasi,” ujar Thobib di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Ia menjelaskan, jumlah pegawai yang besar menuntut instansi untuk terus memperkuat kapasitas internal. Selain itu, pengembangan karier yang tepat sasaran akan mendukung ketahanan mental pegawai saat menjalankan tugas di bidang keagamaan dan pendidikan.

“Dalam menghadapi berbagai tekanan tugas yang berat, kita membutuhkan upaya bersama untuk meningkatkan kompetensi, kesejahteraan, dan resiliensi para pegawai,” lanjutnya.

Baca Juga :  Tanah Datar Dikepung Banjir, Pemkab Dirikan Posko Tanggap Darurat
Apresiasi untuk Pengembangan Karier ASN

Thobib juga mengapresiasi kinerja Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenag yang terus memfasilitasi pembinaan karier ASN secara merata di seluruh Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi BKN dalam menciptakan aparatur yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia turut mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan guna menjawab tantangan pelayanan masyarakat yang semakin dinamis.

“Kepada seluruh ASN di Indonesia, jangan pernah berhenti meningkatkan kapasitas dan menambah skill di mana pun kalian belajar. Kita harus bisa mengimbangi dinamika kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks agar ASN mampu menjawab tantangan masa depan dengan integritas tinggi,” katanya.

BKN Dorong Reformasi Manajemen Karier ASN

Perayaan HUT ke-78 BKN juga menjadi momentum penguatan arah baru manajemen aparatur negara. Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menjelaskan bahwa program pembinaan karier melalui 12 kebijakan baru dirancang untuk mendorong birokrasi yang lebih adaptif dan kompetitif.

“Langkah penajaman regulasi ini merupakan upaya nyata kita untuk mendorong kompetisi yang positif di lingkungan kerja, sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi yang kuat antarinstansi pemerintah,” ujar Zudan.

12 Kebijakan Pro-Karier ASN dari BKN

Berikut 12 kebijakan pro-karier Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diusung BKN:

  1. Pencantuman Gelar Akademik
    Memberikan kemudahan administrasi bagi ASN yang ingin mencantumkan gelar akademik.
  2. Pencantuman Gelar Profesi
    Memberikan kemudahan pencantuman gelar profesi guna mendukung pengembangan kompetensi.
  3. Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kepegawaian
    Frekuensi uji kompetensi ditingkatkan menjadi 12 kali dalam setahun.
  4. Usul Kenaikan Pangkat
    ASN dapat mengajukan kenaikan pangkat setiap bulan atau hingga 12 kali dalam setahun.
  5. Independensi Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi
    Memperkuat independensi dalam proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT).
  6. Kenaikan Pangkat Melebihi Atasan
    Memberikan kesempatan kenaikan pangkat reguler yang dapat melampaui atasan langsung.
  7. Service Level Agreement (SLA)
    Menetapkan standar penyelesaian berkas kepegawaian maksimal lima hari kerja.
  8. Pendampingan Manajemen Talenta
    Memberikan pendampingan kepada instansi dalam pengelolaan talenta ASN.
  9. Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB)
    Memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat langsung bagi ASN berprestasi.
  10. Implementasi Kinerja Harian
    Memantau target dan capaian kinerja ASN melalui sistem pelaporan digital harian.
  11. Lemari Digital Arsip ASN
    Menghadirkan sistem arsip digital untuk mempermudah akses dan pengamanan dokumen kepegawaian.
  12. Penerapan Manajemen Talenta Secara Masif
    Mempercepat dan memperluas implementasi manajemen talenta di berbagai instansi pemerintah.
Baca Juga :  Kemenag dan Baznas Bahas Penguatan Pengelolaan Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Rini Widyantini, menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah mematangkan kebijakan baru yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan ASN.

Menurut Rini, seluruh upaya perbaikan sistem karier dan fasilitas kerja bermuara pada terciptanya kenyamanan kerja bagi pegawai. Dengan dukungan negara yang memadai, ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru