BINA Holiday and Back to School 2026 Bidik Transaksi Rp30 Triliun, Dorong Belanja dan Wisata Selama Libur Sekolah

Penulis -

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri. (Foto: Kemendag)

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri. (Foto: Kemendag)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) meluncurkan program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Holiday and Back to School 2026 untuk mendorong konsumsi masyarakat selama periode libur sekolah.

Program yang berlangsung pada 8 Juni hingga 12 Juli 2026 itu ditargetkan mampu menciptakan transaksi ekonomi hingga Rp30 triliun.

Peluncuran program berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (8/6). Kegiatan tersebut melibatkan sektor ritel, pusat perbelanjaan, pariwisata, transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

BINA Menjaga Daya Beli Masyarakat

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, menilai program BINA menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas perdagangan domestik.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, dan pengelola pusat perbelanjaan mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian nasional selama musim liburan sekolah.

“Melalui BINA Holiday and Back to School 2026, kami optimistis aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat dan mampu menghasilkan transaksi hingga Rp30 triliun,” ujar Roro.

Ia menjelaskan, optimisme tersebut didukung kinerja ekonomi nasional yang terus menunjukkan tren positif. Pada triwulan I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan tersebut ditopang konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,52 persen dengan kontribusi lebih dari separuh terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Selain itu, sektor perdagangan mencatat pertumbuhan 6,26 persen (yoy), sementara Indeks Penjualan Riil meningkat 4,74 persen. Transaksi perdagangan berbasis digital juga terus mengalami kenaikan.

“Data tersebut menunjukkan konsumsi masyarakat tetap terjaga dan menjadi modal penting untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Kemendag Perkuat Ekosistem Usaha dan Ekspor UMKM

Dalam kesempatan itu, Roro juga memaparkan sejumlah program yang dijalankan Kementerian Perdagangan untuk memperkuat ekosistem usaha nasional. Salah satunya melalui program Campuspreneur dan Link and Match UMKM mahasiswa dengan ritel modern yang dikembangkan bersama perguruan tinggi dan dunia usaha.

Baca Juga :  Mentan Ajak Pesantren Kembangkan Pertanian Produktif, Siapkan Bibit dan Olah Lahan Gratis

Program tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak wirausaha muda yang memahami kebutuhan pasar serta memiliki akses terhadap jaringan pemasaran modern.

Selain mendorong kewirausahaan, Kemendag terus memperluas peluang ekspor bagi UMKM Indonesia melalui dukungan 46 perwakilan perdagangan RI yang tersebar di 33 negara. Jaringan tersebut membantu promosi produk, penjajakan bisnis, hingga pembukaan akses pasar internasional.

“Kami ingin semakin banyak UMKM Indonesia masuk ke pasar global dan menjadi bagian dari rantai pasok dunia,” ujarnya.

Sinergi Perdagangan dan Pariwisata Selama Libur Sekolah

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menilai program BINA dapat memperkuat sinergi antara sektor perdagangan dan pariwisata. Menurutnya, masa libur sekolah menjadi momentum strategis untuk meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara sekaligus mendorong konsumsi masyarakat.

Pemerintah, kata Ni Luh, telah menyiapkan sejumlah stimulus transportasi guna mendukung mobilitas masyarakat. Stimulus tersebut mencakup potongan harga tiket kereta api, angkutan laut, dan berbagai insentif di sektor penerbangan.

“Program ini relevan karena menghubungkan aktivitas berwisata dengan belanja produk-produk Indonesia, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas,” katanya.

HIPPINDO Optimistis Program Capai Target

BINA Holiday and Back to School 2026 merupakan kelanjutan program BINA yang diinisiasi HIPPINDO bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak 2024. Pada pelaksanaan BINA Lebaran 2026, program tersebut berhasil membukukan transaksi Rp54,9 triliun atau melampaui target sebesar Rp53,38 triliun.

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah mengatakan peluncuran program kali ini bertepatan dengan peringatan satu dekade berdirinya HIPPINDO. Selama sepuluh tahun terakhir, organisasi tersebut berupaya memperkuat ekosistem ritel nasional melalui berbagai program kolaboratif.

Ia berharap BINA Holiday and Back to School 2026 mampu mendorong masyarakat untuk berbelanja dan berwisata di dalam negeri sehingga menghasilkan perputaran ekonomi yang lebih besar.

Baca Juga :  Asbanda Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda Tahun XXXVI 2026 di Solo, Ini Daftar Pemenangnya

Senada dengan itu, Dewan Pendiri HIPPINDO Hasan Aula menyebut program BINA tidak hanya berdampak pada peningkatan transaksi ritel, tetapi juga memperkuat penggunaan produk dalam negeri serta mendukung pertumbuhan pelaku usaha nasional.

Dukungan juga datang dari Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menyatakan pihaknya siap menyukseskan program tersebut melalui berbagai promosi dan kegiatan di pusat-pusat perbelanjaan di sejumlah daerah.

Peluncuran program turut dihadiri Menteri Pariwisata periode 2014–2019 Arief Yahya, Kepala Badan Pangan Nasional periode 2022–2025 Arief Prasetyo Adi, serta perwakilan dari sejumlah kementerian dan lembaga terkait. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB