7 Manfaat Contrast Therapy untuk Mengurangi Stres, Bantu Tidur Nyenyak hingga Bikin Kulit Lebih Sehat

Penulis -

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi contrast therapy. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi contrast therapy. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Contrast Therapy semakin populer sebagai metode pemulihan tubuh yang mengombinasikan paparan suhu panas dan dingin.

Selain membantu meredakan stres serta mempercepat pemulihan otot, terapi ini juga disebut memberikan manfaat bagi kesehatan kulit dan kualitas tidur.

Contrast Therapy merupakan teknik yang dilakukan dengan bergantian menggunakan sauna atau paparan panas dan berendam di air dingin (cold plunge). Metode ini banyak dipakai atlet sebagai bagian dari proses pemulihan setelah aktivitas fisik berat.

Namun, manfaatnya tidak berhenti pada pemulihan otot. Sejumlah penelitian menunjukkan terapi panas dan dingin juga dapat mendukung kesehatan mental, memperbaiki sirkulasi darah, hingga menjaga kondisi kulit.

1. Membantu Meredakan Stres dan Kecemasan

Di tengah aktivitas yang padat, stres menjadi salah satu masalah yang sering memengaruhi kesehatan tubuh maupun kulit. Contrast Therapy dinilai dapat membantu tubuh lebih rileks melalui kombinasi paparan panas dan dingin.

Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Circumpolar Health mengaitkan kebiasaan menggunakan sauna secara rutin dengan penurunan tingkat stres serta peningkatan kesejahteraan mental.

Selain itu, terapi ini dipercaya membantu menurunkan kadar hormon kortisol sekaligus merangsang pelepasan dopamin dan serotonin. Kadar kortisol yang lebih terkontrol juga dapat mengurangi produksi minyak berlebih yang berpotensi memicu jerawat.

2. Membuat Kulit Tampak Lebih Cerah

Paparan panas saat berada di sauna meningkatkan aliran darah menuju permukaan kulit. Sirkulasi yang lebih baik membantu distribusi oksigen dan nutrisi ke sel-sel kulit sehingga wajah tampak lebih segar.

Temuan dalam Journal of Clinical Medicine menunjukkan pergantian suhu panas dan dingin memberikan pengaruh signifikan terhadap aliran darah dan suhu kulit. Efek tersebut diyakini membantu menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Rambut Kering dan Kusam? Coba 6 Masker Rambut Alami Ini
3. Membersihkan Pori-Pori Lebih Optimal

Saat tubuh berada di sauna, pori-pori kulit terbuka sehingga kotoran, minyak, dan sisa penumpukan di permukaan kulit lebih mudah keluar.

Setelah itu, berendam di air dingin membantu pori-pori kembali mengecil. Kombinasi keduanya membuat kulit terasa lebih halus sekaligus mengurangi kemungkinan kotoran dan bakteri terjebak di dalam pori.

4. Berpotensi Mengurangi Peradangan Kulit

Contrast Therapy juga dikaitkan dengan penurunan peradangan pada tubuh. Efek ini dapat memberikan manfaat bagi orang yang memiliki masalah kulit seperti jerawat maupun rosacea.

Meski demikian, hasilnya dapat berbeda pada setiap individu sehingga terapi ini tidak menggantikan penanganan medis untuk penyakit kulit tertentu.

5. Mendukung Produksi Kolagen

Beberapa penelitian menyebutkan paparan suhu dingin dapat merangsang pembentukan kolagen. Protein ini berperan penting dalam menjaga elastisitas serta kekencangan kulit.

Produksi kolagen yang optimal membantu kulit tampak lebih kenyal dan dapat memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan.

6. Membantu Proses Detoksifikasi Alami Tubuh

Terapi panas dan dingin juga dipercaya mendukung fungsi sistem limfatik. Sistem ini berperan mengangkut limbah metabolisme dan membantu proses pembuangan zat sisa dari tubuh.

Ketika fungsi limfatik bekerja lebih optimal, tubuh dapat menjalankan proses detoksifikasi alami dengan lebih baik sehingga kesehatan kulit ikut terjaga.

7. Merilekskan Otot dan Meningkatkan Kualitas Tidur

Selain populer sebagai metode pemulihan setelah olahraga, Contrast Therapy juga bermanfaat untuk membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.

Paparan panas dari sauna membantu tubuh menyesuaikan suhu, meredakan ketegangan otot, serta mendukung produksi melatonin. Kondisi tersebut membuat tubuh lebih nyaman sehingga kualitas tidur berpotensi meningkat.

Meski menawarkan berbagai manfaat, Contrast Therapy sebaiknya dilakukan sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

Baca Juga :  Kapal Pengangkut 2.000 Ikan Hias Ilegal Ditangkap di Mentawai, Lima Kru Diamankan

Bagi orang dengan penyakit jantung, tekanan darah yang tidak terkontrol, atau kondisi medis tertentu, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap disarankan sebelum mencobanya. (*)

Berita Terkait

Menu Diet Seminggu: Contoh Pola Makan Sehat dan Fakta soal Target Turun 10 Kg
Bau Badan Tak Kunjung Hilang? Ini Cara Mengatasinya
Rambut Kering dan Kusam? Coba 6 Masker Rambut Alami Ini
7 Kebiasaan yang Membuat Seseorang Makin Menarik Seiring Bertambahnya Usia
Jangan Abaikan Gigi Ngilu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Bau Badan Mengganggu? Ini 7 Cara Mengatasinya Tanpa Deodoran
10 Tanda Tubuh Butuh Istirahat, Jangan Abaikan Sinyalnya
Rekomendasi Menu Diet Sehat 30 Hari yang Mudah dan Praktis

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Cegah Korupsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang, Siap Perjuangkan Kebutuhan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Muhidi Ungkap 3 Kunci Kesuksesan Siswa: Dengarkan Guru, Perbanyak Literasi, dan Perkuat Karakter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Guru PPPK Sumbar Didorong Jadi Agen Perubahan, Muhidi Tekankan SDM Unggul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Gebyar Pajak Sumbar, Muhidi Dorong Warga Taat Bayar PKB untuk Perkuat Pembangunan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Solsel, Mario Syahjohan Minta UU TPKS Ditegakkan Solsel, Javanusa—Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polres Solok Selatan (Solsel) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Mario Syahjohan. Mario meminta seluruh pihak memperkuat pencegahan dan memastikan setiap laporan kekerasan mendapat penanganan sesuai ketentuan hukum. Menurutnya, dampak kekerasan tidak berhenti pada luka fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan masa depan korban. Sebagai putra daerah Solok Selatan, Mario menilai masyarakat perlu membangun lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Ia juga mengingatkan agar kasus kekerasan tidak dianggap sebagai persoalan keluarga yang dapat diselesaikan begitu saja melalui perdamaian. “Kekerasan seksual merupakan tindak pidana serius. Karena itu, setiap kasus harus ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai persoalan seperti ini dianggap sebagai persoalan biasa yang cukup diselesaikan dengan perdamaian semata,” tegas Mario, Jumat (2/10/2026). Mario Tekankan Penegakan UU TPKS Mario mengatakan aparat dan pihak terkait perlu menggunakan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS sebagai dasar penanganan. Undang-undang tersebut mencakup berbagai bentuk kekerasan seksual. Di antaranya pelecehan seksual nonfisik dan fisik, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual hingga kekerasan seksual berbasis elektronik. Namun, Mario menegaskan penanganan perkara tidak cukup hanya mengejar pertanggungjawaban pelaku. Negara dan seluruh pihak terkait juga harus memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan. “Yang harus kita pikirkan bukan hanya bagaimana menghukum pelaku, tetapi juga bagaimana memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, pemulihan, serta kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara layak tanpa stigma,” ujarnya. Perdamaian Jangan Mengorbankan Hak Korban Mario turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perdamaian sebagai jalan pintas dalam perkara kekerasan seksual. Terlebih jika korban merupakan anak, proses penyelesaian harus tetap mempertimbangkan keselamatan dan hak korban. Ia menilai tekanan untuk menjaga nama baik keluarga tidak boleh mengorbankan kepentingan anak. Korban juga tidak seharusnya menanggung beban untuk menyelesaikan persoalan yang dilakukan oleh orang dewasa. “Jangan sampai demi menjaga nama baik keluarga atau alasan lainnya, hak dan keselamatan korban justru dikorbankan. Anak adalah pihak yang harus kita lindungi, bukan pihak yang harus dibebani untuk menyelesaikan persoalan orang dewasa,” katanya. Selain itu, Mario meminta masyarakat berhati-hati terhadap pemberian uang atau imbalan yang berkaitan dengan upaya memengaruhi proses penegakan hukum. Menurutnya, penyelesaian setiap perkara harus berjalan dalam koridor peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut penting untuk memastikan hak korban tetap terlindungi dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ancaman terhadap Anak Perlu Menjadi Evaluasi Mario juga menyoroti persoalan lain berupa ancaman pembunuhan dan tindakan penyerangan yang dilakukan orang dewasa hingga memasuki pekarangan rumah. Peristiwa tersebut menyasar anak dan pada akhirnya diselesaikan melalui jalan damai. Ia menilai kejadian seperti itu perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Menurut Mario, lingkungan tempat anak tumbuh harus menghadirkan rasa aman, bukan ketakutan. “Ketika yang menjadi korban adalah anak, maka keselamatan dan masa depannya harus menjadi prioritas. Kita tidak ingin anak-anak tumbuh dalam ketakutan karena merasa lingkungan di sekitarnya tidak memberikan rasa aman,” ujarnya. Perlindungan Perempuan dan Anak Tanggung Jawab Bersama Mario yang telah dua periode menjadi Anggota DPRD Sumatera Barat menegaskan perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga atau sekolah. Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dunia usaha, keluarga dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman. “Keamanan dan perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Negara hadir untuk memberikan perlindungan, sementara masyarakat harus membangun lingkungan yang tidak memberikan ruang bagi kekerasan,” katanya. Karena itu, Mario mendorong Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat program pencegahan kekerasan. Edukasi masyarakat, pendampingan korban serta sistem pelaporan yang mudah diakses juga perlu diperkuat. Ia berharap sistem tersebut berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, korban dan keluarga tidak merasa takut ketika hendak melaporkan kekerasan yang mereka alami. Dorong Solok Selatan Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak Mario berharap keberhasilan pembangunan Solok Selatan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kemampuan daerah menciptakan ruang hidup yang aman bagi perempuan dan anak juga harus menjadi indikator penting. “Mari kita jadikan Solok Selatan bukan hanya daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga kabupaten yang ramah, aman dan memberikan rasa nyaman bagi perempuan dan anak. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, dan tidak boleh ada anak yang merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan,” pungkasnya. Menurut Mario, cita-cita menjadikan Solok Selatan sebagai Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak membutuhkan komitmen lintas sektor. Penguatan keluarga, edukasi masyarakat, keberanian melapor, pendampingan korban dan penegakan hukum yang konsisten harus berjalan beriringan. “Melindungi perempuan dan anak bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga investasi moral untuk memastikan generasi Solok Selatan tumbuh dalam lingkungan yang aman, bermartabat dan penuh kasih,” tutup Mario Syahjohan. (*)

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Muhidi Dorong Sekolah Ramah Anak Perkuat Perlindungan dan Hak Pelajar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila di HUT ke-81 Sumbar

Berita Terbaru