Jakarta, Javanusa—Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuka pendaftaran calon delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China-ASEAN Youth Campus and “Bridge the Future” China-ASEAN Young Leaders Capacity Building Program.
Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan di Tiongkok dengan seluruh biaya perjalanan ditanggung penyelenggara.
Program ini menjadi wadah pengembangan kapasitas pemuda melalui kolaborasi antara negara-negara ASEAN dan Tiongkok.
Peserta akan bertemu pemimpin muda, mentor, organisasi kepemudaan, serta pelaku inovasi untuk memperluas jejaring sekaligus meningkatkan kemampuan kepemimpinan.
Delegasi terpilih dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan di Guangxi dan Hainan, Republik Rakyat Tiongkok, pada 17–24 September 2026.
Seluruh kebutuhan peserta, mulai dari tiket pesawat internasional, transportasi lokal, akomodasi, hingga konsumsi selama kegiatan, akan ditanggung sepenuhnya oleh The All China Youth Federation.
Persyaratan Peserta Program China-ASEAN 2026
Kemenpora menetapkan sejumlah syarat bagi calon peserta. Pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia berusia 16–30 tahun pada September 2026 serta memiliki kemampuan berbahasa Inggris.
Selain itu, peserta wajib mengunggah curriculum vitae (CV) dan esai sesuai format yang telah ditentukan. Pengalaman kepemimpinan dan kemampuan komunikasi juga menjadi salah satu aspek penilaian.
Calon delegasi harus bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi hingga pelaksanaan program pada September 2026. Peserta juga belum pernah mengikuti program kepemudaan internasional yang diselenggarakan atau difasilitasi oleh Kemenpora.
Kemampuan bahasa Inggris wajib dibuktikan melalui sertifikat yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, atau IELTS 6,0.
Bidang Prioritas dan Ketentuan Khusus
Program ini menyasar pemuda yang memiliki atau mengelola program maupun usaha dengan model bisnis atau keberlanjutan yang terukur. Bidang yang menjadi prioritas meliputi Green Production and Low Carbon Technologies, Artificial Intelligence, Culture and Tourism Integration, serta Media Innovation.
Untuk bidang Green Production and Low Carbon Technologies maupun Artificial Intelligence, usaha yang dikelola harus memiliki pendapatan tahunan minimal USD300.000.
Sementara itu, bidang Culture and Tourism Integration mensyaratkan layanan kepada sedikitnya 100.000 klien atau pengguna setiap tahun. Adapun bidang Media Innovation harus mengelola platform dengan sedikitnya 500.000 pengikut.
Di samping memenuhi persyaratan tersebut, peserta juga harus mampu menunjukkan dampak sosial dari program yang dijalankan serta memiliki potensi mengembangkan kerja sama internasional.
Pendaftaran Ditutup 5 Agustus 2026
Kemenpora akan menominasikan 12 pemuda terbaik untuk mengikuti proses seleksi bersama The All China Youth Federation.
Pendaftaran dibuka hingga 5 Agustus 2026. Calon peserta dapat mendaftarkan diri melalui tautan https://bit.ly/2026China-ASEANYouthCampus. (*)






