Padang, Javanusa—Sebanyak 15 finalis UMKM Champion 2026 Kota Padang mendapatkan pendampingan langsung dari tenaga ahli nasional untuk mempersiapkan produk mereka menembus pasar ekspor.
Asesmen tahap kedua ini berlangsung selama tiga hari di Balai Kota Padang, Aie Pacah. Para peserta tidak hanya menjalani penilaian, tetapi juga memperoleh evaluasi dan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas serta daya saing produk.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Siska Meilani, mengatakan asesmen tersebut melibatkan praktisi dan tenaga ahli dari tiga lembaga yang memiliki kompetensi di bidang ekspor.
Finalis Mendapat Pendampingan Tenaga Ahli Nasional
Siska menjelaskan, kegiatan hari pertama berlangsung di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Rabu (4/11/2026).
“Hari pertama ini kita menghadirkan praktisi dari Go Export, hari kedua dari Kementerian Perdagangan, dan hari ketiga dari lembaga Export Center Surabaya. Para finalis akan bertemu langsung dengan tenaga ahli untuk mendapatkan penilaian dan arahan terkait kesiapan produk mereka menuju pasar ekspor,” ujar Siska.
Pelaksanaan asesmen berlangsung secara bertahap di lingkungan Balai Kota Padang. Pada hari kedua, kegiatan berpindah ke Ruang Asisten, kemudian kembali ke Ruang Abu Bakar Ja’ar pada hari ketiga.
Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan, termasuk sesi konsultasi daring bersama tenaga ahli nasional.
Melalui proses tersebut, para finalis memperoleh masukan mengenai persiapan ekspor, mulai dari perbaikan produk hingga peluang pemasaran di negara tujuan.
Seleksi UMKM Champion 2026 Berlangsung dalam Tiga Tahap
Asesmen tahap kedua merupakan kelanjutan dari seleksi awal yang telah menjaring 30 finalis dari 11 kecamatan di Kota Padang.
Setelah mengikuti asesmen, para peserta akan melanjutkan kompetisi ke tahap penilaian akhir pada 16 dan 17 November 2026. Panitia merencanakan pelaksanaan tahap final di Hotel Santika.
Pada tahap tersebut, juri dari Kementerian UMKM dan pengusaha tingkat nasional akan menentukan para pemenang kompetisi.
Siska menegaskan, proses asesmen tidak semata-mata bertujuan menentukan juara. Para finalis juga mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki kesiapan usaha melalui proses kurasi oleh tenaga ahli.
“Para finalis tidak hanya dinilai untuk menentukan pemenang, tetapi juga dikurasi langsung oleh tenaga ahli nasional. Mereka akan mendapatkan masukan dan perbaikan terkait persiapan ekspor, termasuk pemetaan negara-negara yang berpotensi menjadi tujuan pemasaran produk,” jelasnya.
Dua Kategori UMKM Champion 2026
Kompetisi UMKM Champion 2026 Kota Padang mempertandingkan dua kategori, yakni kriya dan fesyen serta kuliner.
Setiap kategori akan menetapkan juara I, II, dan III di tingkat Kota Padang. Para pemenang berkesempatan memperoleh sertifikat layak ekspor, hadiah uang tunai, serta tabungan modal usaha.
Penghargaan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan pasar.
Dorong UMKM Padang Naik Kelas dan Go Global
Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang berharap seluruh finalis menerapkan hasil evaluasi serta arahan dari tenaga ahli nasional.
Perbaikan kualitas produk, kesiapan ekspor, dan pemetaan pasar menjadi aspek penting dalam memperluas jangkauan pemasaran UMKM.
Siska juga mengingatkan para peserta agar terus berkomitmen menjalankan rekomendasi yang mereka terima selama asesmen.
“Kami berharap seluruh finalis tetap berkomitmen menjalankan hasil evaluasi dari para tenaga ahli dan terus memperbaiki produk masing-masing. Dengan begitu, target Wali Kota Padang untuk menghasilkan UMKM naik kelas, khususnya UMKM yang go global, dapat tercapai secara maksimal,” tutupnya.
Melalui program UMKM Champion 2026, Pemerintah Kota Padang mendorong pelaku usaha lokal meningkatkan daya saing dan memperluas peluang bisnis hingga ke pasar internasional. (*)






