Mahyeldi Tegaskan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi Belum Ditetapkan, Warga Diminta Tak Terprovokasi

Penulis -

Sabtu, 7 November 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi. (Foto: Adpsb)

Gubernur Sumbar Mahyeldi. (Foto: Adpsb)

Padang, Javanusa—Rencana pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi masih menyisakan sejumlah hal yang perlu dikaji, termasuk penentuan trase atau jalur yang akan dilalui.

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, memastikan pemerintah pusat belum menetapkan lokasi pembangunan secara resmi.

Mahyeldi meminta masyarakat tidak terburu-buru menanggapi informasi mengenai jalur tol tersebut. Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh kabar yang belum memiliki sumber dan kepastian.

“Hingga saat ini, belum ada penetapan lokasi (penlok) resmi dari kementerian. Artinya, masih terbuka ruang untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang menyebutkan bahwa trase tol sudah ditetapkan,” tegas Mahyeldi.

Pernyataan itu disampaikan saat menerima kunjungan sejumlah tokoh masyarakat Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Istana Gubernuran, Jumat (6/11/2026).

Agenda tersebut menjadi kesempatan bagi perwakilan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi sekaligus meminta kejelasan mengenai perkembangan rencana pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi.

Pembangunan Tol Perhatikan Kondisi Wilayah

Mahyeldi menjelaskan, pembangunan jalan tol memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. Infrastruktur tersebut juga diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat.

Meski demikian, pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan jalur pembangunan. Faktor sosial, ekonomi, lingkungan, serta karakteristik wilayah menjadi bagian penting dalam proses pengkajian.

“Pembangunan ini pada prinsipnya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, aspirasi masyarakat tentu akan didengar dan menjadi bahan pertimbangan, baik dalam proses perencanaan maupun untuk perumusan kebijakan,” ujarnya.

Warga Pandai Sikek Soroti Lahan Pertanian dan Tanah Ulayat

Dalam pertemuan tersebut, tokoh masyarakat Nagari Pandai Sikek menyampaikan sejumlah perhatian terkait rencana trase Tol Sicincin-Bukittinggi.

Baca Juga :  Tahun Ini, Pemko Padang Buka 5.351 Formasi CPNS dan PPPK

Mereka menyoroti potensi dampak pembangunan terhadap lahan pertanian produktif, tanah ulayat, serta tanah pusaka tinggi milik masyarakat. Selain itu, kawasan permukiman juga menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian.

Persoalan lain berkaitan dengan keberlangsungan usaha kerajinan songket. Selama ini, kerajinan tersebut menjadi salah satu sumber penghidupan sekaligus penopang perekonomian masyarakat Nagari Pandai Sikek.

Karena itu, masyarakat berharap pemerintah mempertimbangkan kondisi sosial, ekonomi, dan karakteristik wilayah setempat dalam kajian penentuan trase tol.

Aspirasi tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam proses perencanaan selanjutnya, sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan seiring dengan perlindungan kepentingan masyarakat setempat. (*)

Berita Terkait

HUT ke-81 Brimob, Personel TNI/Polri dan Pemda Bersihkan Pantai Purus Padang
Lewat Program POLIRAN, Kapolda Sumbar Dorong Warga Padang Kembangkan Usaha Mandiri
Subuh Keliling di Padang, Kapolda Sumbar Ajak Warga Perangi Judi Online hingga Narkoba
Ditlantas Polda Sumbar Awasi Angkutan AKDP di Terminal Anak Air Padang, Ini Rute yang Diatur
Kota Pariaman Sabet Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026, Satu-satunya di Sumatera
Pemko Padang dan Kantor Pertanahan Perkuat Sinergi, Selesaikan Tumpang Tindih Lahan
Pertuni Padang Soroti Aksesibilitas Padang Mobile, Diskominfo Siap Tindak Lanjuti
Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemko Padang dan TNI Siagakan Personel 24 Jam

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 13:37 WIB

Milad ke-39, RSU Aisyiyah Padang Gelar Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit Gratis

Rabu, 4 November 2026 - 22:07 WIB

7 Cara Menghilangkan Jerawat Batu yang Efektif, dari Perawatan Alami hingga Medis

Rabu, 4 November 2026 - 21:18 WIB

8 Cara Mengecilkan Perut Buncit secara Sehat, Efektif, dan Aman

Selasa, 3 November 2026 - 17:43 WIB

Dinkes Padang Telusuri Kontak TB di 104 Kelurahan, Sasar 24.200 Orang

Senin, 2 November 2026 - 19:41 WIB

6 Penyebab Perut Terasa Panas, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Minggu, 1 November 2026 - 15:20 WIB

Maigus Nasir Dorong Sinergi IDI dan Pemko Padang, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:01 WIB

IDI Padang Gelar Pertemuan Ilmiah Tahunan 2026, Perkuat Kompetensi Dokter dan Keselamatan Pasien

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:36 WIB

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya

Berita Terbaru