Limapuluh Kota, Javanusa—Empat remaja yang sedang berkemah di kawasan wisata Camping Sialang Batu, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, terjebak akibat meningkatnya debit air sungai.
Personel Polsek Kapur IX, Polres Limapuluh Kota, segera turun ke lokasi dan berhasil mengevakuasi seluruh remaja dalam kondisi selamat, Jumat (6/11/2026).
Peristiwa tersebut bermula ketika masyarakat melaporkan kondisi darurat melalui layanan Call Center 110. Laporan itu menyebutkan empat remaja tidak dapat meninggalkan kawasan Camping Sialang Batu akibat kenaikan debit air sungai.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Kapur IX langsung menuju lokasi. Petugas kemudian memeriksa situasi dan memastikan kondisi para pengunjung yang membutuhkan pertolongan.
Setibanya di kawasan wisata, polisi menemukan empat remaja masih berada di lokasi perkemahan. Peningkatan debit air membuat mereka kesulitan meninggalkan kawasan tersebut.
Melihat potensi bahaya, petugas segera melakukan evakuasi. Personel mengarahkan keempat remaja menuju tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko terseret arus sungai.
Empat Remaja Berhasil Dievakuasi dengan Selamat
Evakuasi berlangsung lancar. Seluruh remaja berhasil keluar dari kawasan berisiko tanpa mengalami korban jiwa.
Keempat remaja tersebut masing-masing bernama Dirga (18), Habib Bakti (17), Natra Anil Faidi (17), dan Rayhan Habibullah (18).
Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid mengapresiasi respons cepat personel Polsek Kapur IX. Ia menilai kecepatan bertindak sangat penting ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.
Menurutnya, Polri harus selalu hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama bagi kami. Saya menginstruksikan seluruh jajaran agar selalu hadir dan tanggap terhadap setiap laporan maupun pengaduan masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, personel harus segera mengambil langkah yang tepat, mengutamakan keselamatan, serta memberikan pelayanan secara humanis dan profesional,” ujar Kapolres Limapuluh Kota.
Kapolsek Imbau Pengunjung Waspadai Kenaikan Debit Air
Sementara itu, Kapolsek Kapur IX, AKP Rika Susanto menjelaskan anggotanya langsung menuju Camping Sialang Batu setelah menerima laporan melalui Call Center 110.
Petugas kemudian mengecek kondisi di lapangan dan memastikan keselamatan keempat remaja tersebut.
“Begitu menerima laporan, kami segera menuju lokasi untuk mengecek situasi dan memastikan keselamatan para remaja. Saat ditemukan, debit air sungai sudah meningkat sehingga mereka tidak dapat meninggalkan lokasi camping. Personel kemudian melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman. Alhamdulillah, keempat remaja berhasil diselamatkan dalam keadaan aman dan tertib,” ungkap Kapolsek Kapur IX.
Selain menjelaskan proses penyelamatan, AKP Rika Susanto mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat berwisata di kawasan sungai. Pengunjung perlu memperhatikan kondisi cuaca dan perubahan debit air sebelum maupun selama beraktivitas.
Ia juga meminta masyarakat segera meninggalkan kawasan sungai apabila melihat tanda-tanda peningkatan debit air.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri untuk tetap berada di sekitar aliran sungai apabila debit air mulai meningkat. Segera menjauh dari lokasi yang berisiko dan mencari tempat yang aman. Jika melihat situasi darurat atau membutuhkan bantuan, jangan ragu menghubungi layanan Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” tambahnya.
Polres Limapuluh Kota Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan 110
Keberhasilan evakuasi ini menunjukkan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan kepolisian dalam menghadapi situasi darurat. Laporan yang cepat membantu petugas mengambil tindakan sebelum kondisi semakin membahayakan.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polres Limapuluh Kota terus mendorong peningkatan pelayanan yang responsif dan humanis. Kepolisian juga berupaya memperkuat kehadiran personel dalam menjaga keamanan serta membantu masyarakat.
Polres Limapuluh Kota mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi Call Center 110 ketika membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melaporkan kejadian darurat yang memerlukan penanganan petugas. (*)






