Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni Apresiasi Transformasi Tata Kelola Haji, Siap Kawal Pelayanan Jemaah Haji 2027

Penulis -

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni. (Foto: Kemenhaj Sumbar)

Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni. (Foto: Kemenhaj Sumbar)

Padang, Javanusa—Lisda Hendrajoni menyampaikan apresiasi terhadap langkah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang terus melakukan transformasi dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Upaya tersebut dinilai mampu mendorong layanan yang lebih profesional, akuntabel, modern, serta berorientasi pada kebutuhan jemaah.

Pernyataan itu disampaikan Lisda saat menghadiri Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M, Persiapan Penyelenggaraan Haji 2027, dan Penyerahan Penghargaan yang berlangsung di Asrama Haji Padang.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal Kemenhaj RI Teguh Dwi Nugroho bersama Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj SumbarM. Rifki.

Hadir pula Tenaga Ahli Ichsan Marsha, Kepala Biro Perencanaan M. Noer Alya Fitra, Direktur Pengawasan Haji Reguler Rudi Nurudin Ambari, para bupati dan wali kota. Pimpinan kementerian dan lembaga, kepala kantor Kemenhaj kabupaten/kota se-Sumbar, serta sejumlah pemangku kepentingan penyelenggaraan haji.

“Kami dari Komisi VIII DPR RI mengapresiasi setinggi-tingginya Kemenhaj yang terus melakukan transformasi tata kelola penyelenggaraan ibadah haji agar semakin profesional, akuntabel, modern, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia,” ujar Lisda.

Evaluasi Jadi Dasar Persiapan Haji 2027

Lisda menegaskan rapat evaluasi tidak hanya berfungsi menilai pelaksanaan ibadah haji tahun sebelumnya. Forum tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi sekaligus menyusun langkah perbaikan untuk penyelenggaraan haji pada musim berikutnya.

Menurutnya, pengalaman selama pelaksanaan haji 2026 harus menjadi bahan evaluasi agar seluruh pihak dapat menghadirkan pelayanan yang semakin baik.

“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar penyelenggaraan haji 2027 semakin aman, nyaman, tertib, dan membanggakan Indonesia,” katanya.

Penghargaan untuk Daerah dan Mitra Kerja

Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Haji dan Umrah menyerahkan piagam penghargaan dari Menteri Haji dan Umrah RI kepada sejumlah pemerintah daerah serta mitra kerja. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, inovasi, dan kontribusi mereka dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Baca Juga :  Pemko Padang Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT, Fadly Amran Ajak Warga Bersolidaritas

Lisda menilai penghargaan itu menunjukkan keberhasilan penyelenggaraan haji merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga seluruh unsur pendukung di daerah.

Ia juga memastikan Komisi VIII DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar kualitas pelayanan, pelindungan, dan tata kelola haji terus mengalami peningkatan.

“Kami mungkin terlihat cerewet dalam setiap rapat, tetapi itu semata-mata karena kami ingin yang terbaik untuk Kementerian Haji dan Umrah dan tentu saja untuk seluruh jemaah haji Indonesia. Yang kami kawal adalah bagaimana pelayanan, pelindungan, dan tata kelola haji terus semakin transparan, profesional, dan berintegritas,” tegasnya.

Manasik Haji Perlu Menyesuaikan Era Digital

Selain menyoroti tata kelola, Lisda mengingatkan pentingnya penguatan materi manasik haji di tengah semakin luasnya digitalisasi layanan. Menurutnya, calon jemaah perlu memahami penggunaan perangkat digital yang akan membantu mereka selama berada di Arab Saudi.

Ia menilai pembekalan tidak cukup berfokus pada aspek ibadah, tetapi juga harus mencakup keterampilan dasar menggunakan telepon seluler dan aplikasi pendukung layanan haji.

“Kadang hal-hal sederhana justru sangat penting. Misalnya cara mengoperasikan telepon seluler, mengisi daya, atau menggunakan aplikasi yang mendukung layanan haji. Materi seperti ini perlu menjadi perhatian dalam manasik karena akan sangat membantu jemaah ketika berada di Arab Saudi,” ujarnya.

Lisda berharap seluruh hasil evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji 2027. Dengan demikian, jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih aman, nyaman, dan khusyuk. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru